Connect with us

News

Dinas KB Kabupaten Magetan Menghimbau Orang Tua Waspadai Pengaruh Barcode Korea Pada Remaja.

Published

on

Dinas KB Kabupaten Magetan Menghimbau Orang Tua Waspadai Pengaruh Barcode Korea Pada Remaja.

RASI FM – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Magetan menghimbau kepada orangtua untuk mewaspadai pengaruh fenomena barcode korea pada remaja. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Furiana Kartini mengatakan, pihaknya memastikan belum menemukan adanya kasus yang dilaporkan terkait barcode korea di Magetan seperti yang sempat terjadi di Kabupaten Situbondo beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Poltekkes Kemenkes Surabaya dan FPRB Magetan Perkuat Desa Ngelang, Tekan Risiko Krisis Kesehatan Bencana

“Kita belum menemukan kasus tersebut sampai saat ini. Kalau pun ada mudah mudahan kita bisa mengatasi itu karena tim kita geraknya cepat, itu bukan hanya penanganan orang tua tetapi dengan keluarga, bagaimana komunikasi dengan keluarga di rumah agar anak itu nyaman di rumah. Sekarang kan banyak geng geng remaja itu,” ujarnya.

Furiana menambahkan, dia berharap orangtua di Kabupaten Magetan memberikan pemahaman kepada para siswa untuk lebih memanfaatkan waktu luang mereka dengan kegiatan positif baik melalui kegiatan olah raga maupun melalui kegiatan bersama dengan keluarga. Dinas KB bekerja sama dengan Dinas Kesehatan rencananya akan melakukan screaning terhadap siswa terkait fenomena barcode korea yang terjadi pada remaja saat ini.

Baca Juga:  Puluhan Kepala Desa di Magetan Ngeluruk Dewan Menuntut Ada Motor Operasional

“Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan karena secara tupoksi ada di Dinas Kesehatan, Kita kemarin sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan akan melakukan screaning. Kalau screaning pasti dibuka dengan adanya screaning bisa kita ketahui. Kita butuh penanganan setidaknya ada unsur kejiwaannya, nanti yang bisa mengatahui pihak rumah sakit,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sebagian Warga Melapor Ada Pembagian STB Gratis, Kominfo Magetan Duga CSR Dari Sejumlah Stasiun Swasta. 

Barcode Korea muncul saat sejumlah anak sekolah dasar di Situbondo, Jawa Timur, kedapatan melukai atau menggores tangan mereka sendiri akibat terpengaruh konten Tiktok. Pihak sekolah di Situbondo menemukan ada 11 siswa SD yang melukai tangan mereka dipenuhi goresan. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM