Connect with us

News

Puluhan Kepala Desa di Magetan Ngeluruk Dewan Menuntut Ada Motor Operasional

Published

on

Puluhan Kepala Desa di Magetan Ngeluruk Dewan Menuntut Ada Motor Operasional

RASI FM – Puluhan Kepala Desa di Kabupaten Magetan ngeluruk ke DPRD Kabupaten Magetan memperjuangkan kendaraan operasional bagi kepala desa melalui rapat dengar pendapat dengan DPRD Kabupaten Magetan. Sekretaris Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Magetan AKD Didik Haryono mengatakan, kondisi kendaraan operasional sepeda motor titan yang dibagikan oleh pemerintah daerah pada tahun 2012 lalu saat ini kondisinya sudah sangat tidak layak.

Baca Juga:  Diduga Bakar Kasur di Dalam Rumah, Warga Ponorogo yang Derita Polio Ikut Terbakar.

“Kita menyampaikan aspirasi bahwa kepala desa itu tidak punya motor dinas,. Terakhir kepada desa itu ada motor dinas tahun 2012,” ujarnya.

Didik Haryono menambahkan, pengajuan kendaraan operasional untuk kepala desa menurutnya relevan dengan adanya silpa dari APBD tahun 2022 yang mencapai lebih dari 230 milyar rupiah, sementara kebutuhan untuk pengadaan motor operasional hanya berkisar Rp 8 miliar. Menurutnya kebutuhan kendaraan operasional sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja mereka.

Baca Juga:  Bagi Ratusan Paket Sembako dan Ribuan Takjil, Wartawan Magetan Prihatin Kebutuhan Pokok Melambung Jelang Lebaran.

“Bahwa silpa berjalan 221 milyar rupiah ini kan luar biasa. Kami tidak bermaksud aji mumpung tapi kebutuhan bahwa saat ini kepada desa tidak punya motor dinas. Jika wilayah lain ada N Max kami tidak minta N Max tapi sekelas itu PCK atau KLX . Menurut kami kalau sekelas itu sekitar 8 miliar rupiah hanya 6 persen dari Silpa,” ujarnya.

Baca Juga:  Sejumlah Pekerjaan Belum Selesai Jelang Penyerahan, Dinas Perindag Magetan Minta Pelaksana Proyek Rehabilitasi Pasar Baru Lembur.

Puluhan Kepala Desa se Kabupaten Magetan yang ngeluruk ke Kantor DPRD Kabupaten Magetan ditemui oleh Komisi A DPRD Kabupaten Magetan. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM