RASI FM – Titik api kembali muncul di Gunung Lawu sisi Selatan di Petak 51 B-1 Rajeg Angin masuk Wilayah RPH Bedagung Desa Ngiliran, Kecamatan Panekan dan Petak 73 B-4 Wilayah RPH Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo. Pj Bupati Magetan Hergunadi mengatakan, kebakaran di petak 73B RPH Sarangan dan di petak 51 B-1 Bedagung saat ini telah diupayakan pemadaman oleh petugas gabungan dan relawan. Pos penanganan kebakaran Gunung Lawu di Desa Ngiliran saat ini dipastikan sudah ditutup namun masih difungsikan sebagai pos pantau. Untuk penanganan kebakaran di wilayah Selatan Gunung Lawu Pos penanganan saat ini dibuka di Cemoro Sewu.
“Posko di Cemoro Sewu kita siagakan karena ada titik apai baru, sementara untuk posko di desa Ngiliran kita siagakan karena statusnya sudah bukan tanggap darurat,” ujarnya.
Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Eka Wahyudi mengatakan, petugas dari BPBD Kabupaten Magetan, TNI, Polri dan relawan saat ini telah melakukan upaya pencegahan api merambat ke wilayah lain dengan memperlebar jalur pendakian sebagai sekat bakar.
“Upaya yang dilakukan masyarakat lingkungan sarangan naik untuk membuat ilaran atau sekat bakar. Sementara masyarakat Cemorosewu memperlebar jalur pendakian difungsikan sebagai sekat bakar,” ujarnya melalui pesan singkat Rabu (18/10/2023).
Sementara Asper Lawu DS, Windu Prasitama mengatakan, kebakaran Guanung Lawu di petak 73B RPH Sarangan dan di petak 51 B-1 Rajeg Angin masuk Wilayah RPH Bedagung terpantau pada Hari Senin (16/10) sore.
“Mulai kebakaran sejak Senin sore, terpantau ada titik api di petak 73B RPH sarangan. Untuk penyebabnya masih dalam proses pengumpulan informasi,” katanya. (dMs0