Connect with us

News

Gunung Lawu Bertopi, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Hujan Deras Bagi Pendaki.

Published

on

Gunung Lawu Bertopi, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Hujan Deras Bagi Pendaki.

RASI FM – Warga Kabupaten Magetan dan Ngawi, Jawa Timur kembali melihat fenomena Gunung Lawu bertopi. PMG ahli madya dari BMKG Nganjuk Setiyaris mengatakan, fenomena Gunung Lawu bertopi merupakan peristiwa alam dimana ada awan yang akan naik ke atas namun karena cuaca diatas awan terjadi angin kencang sehingga awan tersebut tidak bisa naik dan membentuk gumpalan awan yang terlihat seperti topi diatas gunung atau awan lentikular.

Baca Juga:  Bulog Ponorogo Pastikan Ketersediaan Beras Aman Untuk Lebaran di 3 Kabupaten Hingga 3 Bulan Kedepan.

“Jadi awan ini sebenarnya mau naik ke atas, tetapi terpotong oleh angin yang berada diatasnya. Dia terjebak diantara angin diatasnya itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Gelar Tilik Sumber 7, BKAD Kecamatan Panekan Ajak Warga Selamatkan Sumber Kehidupan.

Awan bertopi diatas Gunung Lawu menurut Setiyaris juga membahayakan penerbangan maupun pendaki yang berada diatas puncak Gunung Lawu. Keberadaan awan seperti topi tersebut menandakan ada angin kencang diatas awan yang berbahaya bagi penerbangan. Awan yang berbentuk topi juga berpotensi membawa uap air yang bisa menjadi hujan deras diatas puncak Gunung Lawu , sehingga pendaki harus waspada dengan keberadaannya.

Baca Juga:  Tempati Aset Pemkab, Warga Magetan yang Tergusur Hanya Dapat Bantuan Rp 2 Juta : Kami Jual Genting dan Kayu Rumah yang Dirobohkan untuk Sewa Rumah.

“Untuk penerbangan awan ini cukup dihindari karena menandakan adanya hembusan angin cukup kencang. Karena mengandung uap air maka potensi hujan juga cukup besar sehingga harus diwaspadai bagi pendaki,” pungkasnya. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM