Connect with us

News

Hari ke 11 Kebakaran Gunung Lawu Luasan Lahan Yang Terbakar Capai 2.000 Hektar Lebih.

Published

on

Hari ke 11 Kebakaran Gunung Lawu Luasan Lahan Yang Terbakar Capai 2.000 Hektar Lebih.

Rasi Fm – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds mencatat luasan hutan di Gunung Lawu yang terbakar selama 11 hari terakhir mencapai 2.000,4 hektar. Administratur KPH Lawu Ds Agus Ahmad Fadholi mengatakan, data tersebut merupakan luasan dari kawasan hutan di Gunung Lawu yang berada di kawasan Kabupaten Magetan seluas 700, 5 hektar, dan Kawasan hutan di Kabupaten Ngawi seluas 1.304,13 hektar per Hari Selasa (10/10).

“Itu adalah luasan terdampak dimana setiap ada laporan dari rekan di lapangan terkait titik api, di lokasi tersebut untuk seluruh luas bakunya kami tarsir kami laporkan secara keseluruhan sebagai petak terdampak kebakaran,” ujarnya ditemui di pos penanganan kebakaran Gunung Lawu Desa Ngiliran Selasa (10/10/2023).

Baca Juga:  Pria Berkacamata Mengaku Tak Sengaja Tabrak Anaknya, Isa Bajaj Cabut Laporan Ke Polisi Terkait Dugaan Kekerasan Pada Anaknya

Untuk melakukan pemetaan hutan di Gunung Lawu yang dampak kebakaran, KPH Lawu DS menggunakan 4 tim yang menggunakan drone. Angka 2.000 hektar lebih hutan di Gunung Lawu yang terdampak kebakaran dimungkinkan bisa bertambah.

“Untuk sementara masih kita askes kembali di lapangan. Kami menerjunkan 4 tim drone untuk nge cek kembali ke lapangan termasuk perpetakan dan pengukuran secara akurat,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perbaiki Jalan Poros Antar Kecamatan, Dinas PUPR Tingkatkan Mobilitas Ekonomi Warga.

Sebagian besar hutan di Gunung Lawu yang terbakar adalah hutan lindung yang memiliki keanekaragaman vegetasi rimba campur dan alang alang. Agus memastikan sampai saat ini belum bisa menghitung jumlah kerugian secara finansial. Untuk mencegah kebakaran merambat ke hutan produksi telah dilakukan pembuatan ilaran sepanjang 27 kilometer.

“Kerugian finansialnya belum bisa kita hitung. Untuk mencegah kita telah membuat ilaran sepanjang 27 kilometer. Untuk hutan produksi saat ini masih aman,” ucapnya.

Baca Juga:  Satgas Pangan Magetan Temukan Minyakita yang Diduga Oplosan Dengan Isi Tidak Sesuai Kemasan

Di hari ke 11 titik api yang terpantau hanya 1 titik api petak di 51 yang berada Desa Bedagung sementara di titik lainnya titik api relatif kecil dan bisa dipadamkan. Sementara upaya pemadaman melalui water bombing masih dilakukan untuk 3 Kabupaten yang terdampak kebakaran.

“Setiap hari ada 25 sampai 27 kali dilakukan water boombing. Di Magetan ini bisa dilayani sebanyak 15 kali,” pungkas Agus. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM