RASI MAGETAN – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Magetan melakukan pemantauan ke sejumlah pasar hari ini. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Bupati Nanik mengatakan TPID Magetan menyasar pasar tradisional, termasuk Pasar Sayur dan kawasan SPBU. Dalam pemantauan tersebut, tim mengecek ketersediaan bahan pokok, elpiji, serta kebutuhan masyarakat lainnya. “ Hari ini TPID Kabupaten Magetan turun ke pasar untuk mengecek kesiapan menjelang Nataru. Alhamdulillah, tadi kami sudah ke Pasar Sayur dan SPBU, dan stok bahan pokok sampai saat ini masih mencukupi,” ujar Bupati Nanik.
Menurutnya, ketersediaan kebutuhan pokok seperti beras, LPG, dan komoditas lainnya masih aman. Ia berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga hari besar keagamaan dan pergantian tahun 2026.
Bupati Nanik juga menyampaikan harga sejumlah komoditas justru mengalami penurunan. Salah satunya adalah harga cabai yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. “ Harga cabai sudah turun. Beras juga stabil, LPG stabil,” jelasnya.
Terkait langkah lanjutan, Pemkab Magetan telah melaksanakan operasi pasar pada hari yang sama. Namun, selama harga dan stok masih stabil, pemerintah daerah belum berencana menggelar operasi pasar tambahan.“ Operasi pasar sudah dilakukan hari ini. Selama kondisi masih stabil, belum perlu. Tapi kalau mendekati Nataru terjadi gejolak harga, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Selain memantau pasar, Bupati Nanik juga memastikan kualitas bahan bakar di SPBU di wilayah Magetan aman. Pemeriksaan dilakukan menyusul isu nasional terkait kandungan air pada BBM. Ia menambahkan hingga kini belum ada laporan kendaraan warga Magetan yang mengalami kerusakan akibat kualitas BBM. “ Kami cek langsung bersama-sama menggunakan alat dan teknik yang ada. Hasilnya, kandungan air nol. Tidak ada masalah di Magetan,” katanya.
Meski stok dan harga relatif stabil, Bupati Nanik mengakui masih ada keluhan dari pedagang terkait kondisi pasar yang cenderung sepi. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan dan mencari solusi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.