RASI MAGETAN – Tekan harga kenaikan beras di pasar, Bapanas Kabupaten Magetan akan melaksanakan penyaluran bantuan pangan nasional kepada sekitar 52.000 keluarga penerima manfaat dimana satu KK akan menerima 20 untuk penyaluran bantuan salama 2 bulan. Kabid Ketahanan Pangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan Awang Arifani mengatakan, bantuan pangan nasional diberikan kepada kepala keluarga yang terdata dalam dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) diinput dan dikelola melalui aplikasi SIKS-NG atau Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation. “Masyarakat miskin desil 1 sampai desil 4 itu dapat bantuan 10 kilogram selama 2 kali untuk alokasi Bulan Juni dan Juli yang akan dilakasnakan di Bulan Juli dan dilakukan hari senin,” ujarnya.
Awang Arifani menambahkan, selain penyaluran bantuan pangan nasional pemerintah juga akan melakukan operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau beras (SPHP) melalui ritel, pasar serta kegiatan gerakan pangan murah serta melalui koperasi desa merah putih. Beras SPHP dijual di pasaran dengan harga Rp 12.500 perkilogram. ”Untuk menurunkan harga akan dilaksanakan penyaluran beras SPHP melalui melalui ritel, pasar serta kegiatan gerakan pangan murah serta melalui koperasi desa merah putih. Secara nasional itu 1 miliar kilogram lebih yang akan dilaksanakan selama 6 bulan kedepan,” imbuhnya.
Secara nasional gerakan SPHP akan dilakukan selama 6 bulan kedepan dengan persediaan beras sebanyak 1,3 juta ton dengan harga Rp 12.500 perkilogram. Dengan kegiatan tersebut diharapkan harga beras di pasar tetap stabil dan mudah didapatkan masyarakat. (DmS)