Connect with us

News

Anak Dibawah Umur di Ponorogo Ditemukan Tewas Tertimpa Sepeda Motor di Sungai, Diduga Kecelakaan Tunggal.

Published

on

Anak Dibawah Umur di Ponorogo Ditemukan Tewas Tertimpa Sepeda Motor di Sungai, Diduga Kecelakaan Tunggal.

RASI FM – Diduga mengalami kecelakaan tunggal, anak dibawah umur ditemukan tewas tertimpa sepeda motor yang dia kendarai. Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Ponorogo Jawa Timur Iptu Abdul Kholik mengatakan, korban ditemukan di sebuah sungai kecil di kawasan Jalan Raya Jambon-Ponorogo oleh warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat pagi (23/5) saat warga akan mengevakuasi sepeda motor Honda BeAT bernopol AG 3313 REV yang dikira terbawa hanyut namun warga menemukan jazad MA (13) di bawah motor.

Baca Juga:  Sempat Nol, Angka Kemiskinan Ekstrem di Magetan Kembali Menjadi 5.331 kepala Keluarga.

“Dari hasil olah kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan indikasi keterlibatan kendaraan lain. Kami simpulkan ini merupakan kecelakaan tunggal,” ujarnya melalui pesan singkat Sabtu (24/5/2025).

Abdul Kholik menambahkan, korban diduga mengalami hilang konsentrasi saat berkendara yang membuat sepeda motornya tergelincir masuk sungai. Polisi tidak menemukan adanya tanda tanda tabrakan dengan kendaraan lain di lokasi kejadian perkara. Korban mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. “Masih dalam penyelidikan, tapi dugaan sementara korban kehilangan kendali. Tidak ada tanda-tanda tabrakan dengan kendaraan lain di TKP,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bikin Resah Warga Karena Diduga Selingkuhi Warga, Tim Inspektorat Pastikank Bentuk Tim Riksus Tangani Kasus Laporan Dugaan Selingkuh Kasun Desa Wates.

Dari hasil penyelidikan korban diketahui berinisial MA (13) seorang pelajar berusia warga Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Korban yang mengalami luka pada bagian memar di dahi, patah pada kaki kiri dan pendarahan di mulut diduga meninggal di lokasi kejadian pada Hari Jumat (23/5) dini hari. “Korban diduga meninggal dunia di lokasi kejadian pada dini hari. Ia mengalami luka cukup serius seperti pendarahan di mulut dan telinga, memar di dahi, serta patah kaki kiri,” ucapnya. (DmS)

Baca Juga:  Dua Jemaah Haji Dari Magetan Meninggal Dunia Selama Pelaksanaan Haji 2024.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM