Connect with us

Legalitas

Tim Evakuasi BPBD Magetan Selamatkan Kambing yang Terperosok ke Dalam Sumur Sedalam 20 Meter.

Published

on

Tim Evakuasi BPBD Magetan Selamatkan Kambing yang Terperosok ke Dalam Sumur Sedalam 20 Meter.

RASI MEDIA –  Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengevakuasi seekor kambing milik warga yang terperosok ke dalam sumur sedalam sekitar 20 meter di Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan hewan ternak tersebut berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah dilakukan penanganan selama kurang lebih 40 menit.  “Kami menerima informasi dari Bapak Jumadi Hari Selasa sekitar pukul 18.10 WIB, kemudian personel langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya melalui sambungan telepon Selasa (7/4/2026)

Baca Juga:  Anak Berkebutuhan Khusus di Magetan Hilang di Hutan Saat Menyusul Orang Tuanya.

Eka Wahyudi menambahkan, tim BPBD bersama warga melakukan proses evakuasi menggunakan teknik vertical rescue. Kondisi sumur yang dalam serta sempit membuat upaya evakuasi sedikit mengelamai kendala. “ Kondisi cumur cukup dalam, diameter sumur juga cukup sempit agak menyulitkan tetapi bisa kita laksanakan upaya evakuasinya,” imbuhnya.

Baca Juga:  TKD Magetan Dipangkas Rp 157 Miliar, Pemkab Magetan Bahas Efisiensi Anggaran Termasuk Kemungkinan Penyesuaian Tunjangan Perangkat Desa

Upaya evakuasi berhasil mengangkat kambing dari dalam sumur dengan selamat. Kambing milik  Jumadi diduga terperosok ke dalam sumur ketika mencari makan. “ Diduga kambing lepas dan mencari makan kemudian terperosok ke dalam sumur. Sekitar  pukul 19.39 WIB kambing berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam kondisi hidup,” ucap Eka.

Baca Juga:  Magetan Akan Jadi Venue Ajang Kejurnas Li Voli Divisi Utama tahun 2021

Eka menghimbau kepada warg apemilik sumur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya sumur terbuka. “Kami mengimbau masyarakat agar menutup atau memberi pagar pelindung pada sumur, terutama di area pemukiman dan dekat kandang ternak agar tidak membahayakan manusia maupun hewan,” pungkasnya.

 70 total views,  9 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *