Connect with us

News

Serapan Gabah Panen Petani Langsung Program Ketahanan Pangan di Magetan Capai 436 Ton Yang Terserap Bulog

Published

on

Serapan Gabah Panen Petani Langsung Program Ketahanan Pangan di Magetan Capai 436 Ton Yang Terserap Bulog

RASI FM – Serapan gabah kering panen petani oleh Bulog Ponorogo di Kabupaten Magetan, Jawa Timur saat ini telah mencapai 436 ton dalam program ketahanan pangan. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan Awang Arifandi mengatakan, serapan 436 ton merupakan data hingga 9 Maret 2025. Jumlah tersebut menurutnya akan semakin meningkat karena panen raya di Kabupaten Magetan akan terjadi akhir bulan maret dan awal Bulan April.  ”Sampai 9 Maret 2025 yang gabah dari Magetan sah 436 ton yang diserap bulog. Puncak panennya belum, karena akan terjadi pada  akhir Bulan Maret, sama awal Bulan April karena sentra gabah di Kartoharjo, Barat Nguntoronadi itu masih 2 minggu lagi untuk panen,” ujanrya.

Baca Juga:  Tempati Aset Pemkab, Warga Magetan yang Tergusur Hanya Dapat Bantuan Rp 2 Juta : Kami Jual Genting dan Kayu Rumah yang Dirobohkan untuk Sewa Rumah.

Awang menambahkan, pihaknya saat ini mencermati dan mengantisipasi terhadap pelaku tengkulak yang memanfaatkan program ketahanan pangan dimana Bulog membeli gabah panen kering petani dengan harga Rp 6.500 perkilogram milik petani langsung dari sawah. Program ketahanan pangan tersebut menurutnya harus bisa dinikmati oleh petani untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. “Proses Bulog simple, semua petani bisa. Yang kita pantau jangan sampai ada permainannya, Belinya dibawah Rp 6.500 mengatasnamakan petani dijual ke Bulog diterima Rp 6.500 ditambah transport itu yang kita awasi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Mengkhawatirkan, 90 Persen Pemohon Dispensasi Nikah Anak Belum Lulus SMP di Magetan Sudah Hamil Duluan

Bulog Ponorogo akan menampung gabah kering hasil panen petani dari sawah dengan harga Rp 6.500 dimana kuota hingga Bulan April mendatang akan menampung 60.000 setara beras melalui program ketahanan pangan. (DmS)

Baca Juga:  Gelar Reuni Akbar, Alumni SMAN 1 Magetan Ajak Geliatkan Perekonomian Magetan.

VISUAL NEWS klik

 1,013 total views,  3 views today