Rasi Fm – Keberadaannya mulai langka, Pemerintah Kabupaten Magetan berupaya melestarikan keberadaan pohon mangga santok. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikulutra Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan Uswatun Chasanah mengatakan, selama ini mangga santok sulit ditemukan di pasaran karena konsumen digerojok oleh mangga jenis lain yang ukurannya lebih besar. Namun perubahan konsumen yang menginginkan mangga sekali konsumsi dan rasa mangga santok yang khas dengan perpaduan antara manis dan segar dengan rasa agak asam saat ini mulai dirindukan oleh penikmat mangga.
“Rasanya itu khas, kalau mangga lain itu kan manis. Kalau mangga santok ini ada manis ada rasa asam segar seperti itu. Kita ingin mengangkat itu, kalau Kabupaten Kediri punya podang kita punya santok,” ujarnya.
Untuk menjaga eksistensi mangga santok Dinas TPHPKP menggelar lomba mangga santok di Kebun Refugia. Dari lomba yang digelar tersebut Dinas TPHPKP Magetan akan melakukan identifikasi keberadaan pohon mangga yang memiliki kualitas terbaik dari ukuran, warna dan rasa yang bagus dimana kedepan akan di lakukan pengembangan dengan melakukan perbanyakan bibit dengan sitem sambung.
“Mangga santok masih dipandang sebelah mata karena memang pasarnya belum ada. Kita ingin mangga asli Magetan kita angkat lagi. Yang pertama kita melakukan lomba ini, setelah ini kita lakukan identifikasi yang menang sudah tahu kualitas rasanya nanti kita ambil sebagai indukan kita kembangkan,” imbuhnya.
Meski sempat terpinggirkan keberadaannya namun permintaan mangga santok ke sejumlah wilayah Jawa Barat saat ini masih ada. Dinas TPHPKP berharap upaya pelestarian dan pengembangan mangga santok akan disambut masyarakat Magetan mengingat mangga santok merupakan mangga yang khas yang tumbuh di Kabupaten Magetan. (adv)