Connect with us

Magetan's

Magetan Masuk Zona Merah, Ini Langkah Pemkab Magetan

Published

on

Magetan Masuk Zona Merah, Ini Langkah Pemkab Magetan

Rasi Fm – Bupati Magetan Suprawoto menyatakan Magetan sudah termasuk zona merah penanganan covid 19 dengan melihat penambahan jumlah pasien terkonfirmasi dan jumlah pasien meninggal dunia karena covid 19. Kenaikan jumlah pasien unit gawat darurat RSUD Sayidiman mengalami tren kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif covd 19 di bulan Desember dan Bulan Januari 2021. Angka kematian pasien terkonfirmasi positif covid 19 menurut Bupati Magetan juga mengalami kenaikan karena pasien masuk ke rumah sakit sudah dalam keadaan parah.
“ Kapastitas layanan di Rumah sakit utamanya di Unit Gawat darurat ini ada tren kenaikan di Bulan Desember dan Januari terus ada kenaikan. Angka kematian cenderung tinggi karena ketika masuk rumah sakit cenderung sudah dalam keadaan parah,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi penyebaran covid 19 terhadap pasien yang terkonfirmasi positif pemerintah daerah akan langsung melakukan tracing dan akan melakukan swap PCR untuk segera mengetahui dan memastikan kondisi pasien. Jumlah pemeriksaan swab PCR kepada warga juga akan ditingkatkan. Pemerintah daerah Magetan juga telah mempersiapkan Labkesda, RSUD Sayidiman dan RS TNI AU untuk melakukan swab PCR.
“Kita akan meningkatkan rasio untuk yang diperiksa melalui PCR yaitu 1 dibanding 10. Kebetulan kita punya 3 lab PCR. Satu di Sayidiman khusu untuk yang dirawat di Sayidiman, yang kedua di Labkesda dan yang ketiga di Lanud Iswahyudi,” imbuhnya.
Data dari Satgas Covid 19 per tanggal 18 Januari 2021 Pukul 19.00 WIB, 23 orang terkonfirmasi positif, 7 orang meninggal dunia dan 19 orang sembuh. (DmS)

Baca Juga:  Begini Cara Pelanggan Listrik 450 VA dan 900 VA Dapatkan Token Gratis

 838 total views,  6 views today