Connect with us

News

Magetan Alami Cuaca Ekstrem, BPBD Kabupaten Magetan Himbau Warga Pengguna Jalan Berhati hati Dengan Angin Kencang.

Published

on

Magetan Alami Cuaca Ekstrem, BPBD Kabupaten Magetan Himbau Warga Pengguna Jalan Berhati hati Dengan Angin Kencang.

RASI FM – BPBD Kabupaten Magetan menghimbau kepada warga pengguna jalan untuk berhati hati ketika hujan deras disertai angin terjadi karena sangat berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Kasi Darlog BPBD Kabupaten Magetan Eka Wahyudi mengatakan, cuaca ekstem di Kabupaten Magetan dimana hujan deras disertai dengan angin kencang masih sangat berpotensi terjadi beberapa hari kedepan.

Baca Juga:  Dinas PUPR Magetan Gelar Jalan Santai Peringati Hari Bakti PUPR ke 77, Ini Sejarah Yang Harus Diketahui.

“Dari prakiraan cuaca BMKG untuk hujan deras disertai angin kencang masih akan terjadi untuk 2 hingga 3 hari kedepan dan ini berpotensi untuk pohon tumbang. Kita himbau pengguna jalan untuk berhati hati saat cuaca hujan dan angin kencang,” ujarnya.

Eka Wahyudi menambahkan, cuaca ektrem juga berpotensi untuk mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Kepada warga yang bermukim di lokasi yang berpotensi untuk terjadi tanah longsor pihaknya menghimbau masyarakat untuk berhati hati dan memilih tempat yang aman saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dengan intensitas waktu cukup lama.

Baca Juga:  Panitia Salah Jawaban, Test Pengisian Perangkat di Desa Bedagung Diulang.

“Bagi warga yang berada di kawasan pemukiman rawan longsor kita juga menghimbau untuk mencari tempat yang aman mungkin di tempat saudara ketika hujan diertai angin kencang tejadi dengan inetnesitas cukup lama karena sangat berpotensi untuk tanah longsor dan juga banjir,” imbuhnya.

Baca Juga:  TKD Magetan Dipangkas Rp 157 Miliar, Pemkab Magetan Bahas Efisiensi Anggaran Termasuk Kemungkinan Penyesuaian Tunjangan Perangkat Desa

Beberapa hari terakhir cuaca ekstem hujan disertai angin kencang menyebabkan meluapkan aliran Bengawan Madiun yang membuat puluhan rumah di Kecamatan Kartoharjo terendam banjir. Cuaca ektrem juga membuat pengelola pendakian puncak Gunung Lawu menutup sementara jalur pendakian karena cuaca ektrem badai terjadi di kawasan puncak Lawu.(DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM