Connect with us

Hukum & Kriminal

Komplotan Perampok Bertopeng Satroni Minimarket 24 Jam di Magetan, Gasak Uang Rp 15 Juta.

Published

on

Komplotan Perampok Bertopeng Satroni Minimarket 24 Jam di Magetan, Gasak Uang Rp 15 Juta.

RASI MAGETAN – Komplotan perampok bertopeng berjumlah tiga orang menyatroni sebuah minimarket di Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kapolsek Maospati Kompol Haris Prabowo mengatakan, dari keterangan saksi pelaku berjumlah 3 orang yang mengenakan penutup wajah mendatangi lokasi minimarket yang buka 24 jam pada pukul 04:30 WIB dengan menggunakan kendaraan roda 4. “Diduga pelaku datang menggunakan kendaraan roda 4. Mereka kemudian menyerang petugas, yang berjaga di Indomaret,” ujar Kompol Haris ditemui di lokasi kejadian Kamis (4/9/2025).

Baca Juga:  Polres Magetan Amankan Motor Plat Merah Yang Digunakan Mengambil Sabu.

Haris menambahkan, komplotan perampok tersebut sempat melukai pegawai minimarket atas nama Reza (35) karena melakukan perlawanan ketika perampok akan mengambil uang di kasir. Korban mengalami luka di bagian belakang kepala kanan dengan benda tumpul yang diduga merupakan senjata yang digunakan perampok. “Korban sempat dilukai di bagian kepala atas telinga dengan benda tumpul. Sementara masih kami selidiki lagi, terkait senjata yang digunakan oleh pelaku,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sebelum Ditangkap Kejari Bojonegoro, Ketua DPRD Kabupaten Magetan Panggil dan Peringatkan ASN Untuk Dibina.

Dalam aksinya, ketiga perampok berhasil menggondol uang di kasir sebesar Rp15 juta. Komplotan tersebut juga diduga sempat melepaskan tembakan sebelum menguras isi brankas minimarket. Saat ini, polisi masih memeriksa rekaman CCTV milik minimarket. Tim Inafis dan SPKT Polres Magetan juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti sejak pukul 08.00 WIB dilokasi kejadian yang telah dipasangi garis polisi.

Baca Juga:  Sosialisasi gempur Rokok Ilegal, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan Tampilkan Atlit Pencak Silat Berprestasi.

Sementara Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pihaknya saat ini masih mengumpulkan barang bukti untuk mendalami motif pelaku. Dia mengaku akan menangkap pelaku secepatnya. “Lagi kita lidik, segera kita tangkap,” ucapnya. (DmS)

 491 total views,  3 views today