Connect with us

News

Ini Yang Menjadi Keluhan Pengunjung Soal Harga Makanan Yang Mahal di Telaga Sarangan Yang Viral.

Published

on

Pengunjung Telaga Sarangan Kembali Keluhkan Restoran yang Menjual Mahal Menu Makanan.

RASI FM – Sempat viral video pengunjung destinasi wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan, yang mengeluhkan pemilik rumah makan menarik tarif mahal. Pemilik akun tik tok @aldivochannel melalui unggahan videonya mengaku harus membayar Rp225.000 untuk tiga porsi nasi goreng, satu porsi capcay, tiga es jeruk, dan es teh manis, sate jeroan serta kerupuk saat makan di rumah makan yang disebut sempat viral sebelumnya karena menjual makanan dengan harga mahal. Video yang diunggah pada Hari Minggu (2/6) lalu sempat disukai oleh lebih dari 37.000 orang.
Bagus Aldivo selebgram warga Blitar mengaku kejadian yang diunggah di akun tiktok miliknya terjadi pada hari Jumat (31/5) lalu saat dia bersama kedua rekannya mengunjungi Telaga Sarangan dan singgah di warung yang berada pertigaan jalan masuk Telaga Sarangan. Bagus mengaku mengetahui jika nasi goreng yang tertera di menu harganya Rp 30.000 dan es jeruk dijual Rp 15.000. Bersama kedua rekannya dia tetap makan di rumah makan tersebut karena sudah lapar.

Baca Juga:  Mobil Elf Rombongan Wisatawan dari Tuban Terguling di Jalur Maut Sarangan – Cemorosewu, 11 penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Tahu harganya, waktu itu saya pesan tiga porsi nasi goreng, satu porsi capcay, tiga es jeruk, dan es teh manis, sate jeroan serta kerupuk saya sudah lapar banget, saya sudah melihat menu dan harganya dan saya tetap makan disitu,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasca PMK Populasi Sapi di Magetan Berkurang 15 Persen.

Bagus mengaku tidak mengeluhkan harga makanan yang ada dia makan, namun dia mengaku mengeluhkan tidak ada rincian harga makanan yang dipesan di nota saat dia membayar makanan tersebut. Bagus mengaku sudah 6 kali mengunjungi Telaga Sarangan, bahkan sempat menginap selama 6 hari di salah satu hotel di Sarangan dan selama itu tidak pernah bermasalah dengan harga makanan di rumah makan lainnya. Dia berharap tidak ada lagi pengunjung Telaga Sarangan mengalami hal seperti yang dia alami.

“Saat bayar ibu itu sudah menulis totalnya itu Rp 170.000 tapi tidak ada rinciannya, saya ditanya nambah apa, saya bilang kerupuk dan uritan 2 kemudian pemilik rumah makan langsung menjumlah Rp 225.000 tanpa ada rinciannya. Sedangkan untuk rasa nasi goreng untuk range sampai 100 itu 65 sementara untuk capcaynya itu nilainya 60, nasi gorengnya biasa, tidak ada campuran apa apa hanya ada jamur,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kandang Ayam Berisi 10 Ribu Ekor di Ponorogo Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan Joko Trihono mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan melalui PHRI yang menaungi pengusaha restoran dan rumah makan di Telaga sarangan terhadap viralnya video pengunjung Telaga Sarangan yang mengeluhkan harga makanan yang dijual di rumah makan terlalu mahal. Dia berharap rumah makan yang ada di Telaga Sarangan menjual makanan dengan harga wajar. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM