Pendidikan
HUT ke-41, SMK PGRI 1 Magetan Gelar Turnamen Voli Antar SMP dan Sederajat untuk Jaring Atlet Berbakat
Published
3 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Memperingati hari ulang tahun ke-41, SMK PGRI 1 Magetan menggelar kompetisi bola voli tingkat SMP dan MTs se-Kecamatan Magetan. Turnamen tersebut resmi dibuka pada Selasa dan akan berlangsung hingga partai final pada 5 Juni 2026 mendatang. Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Magetan, S. Agus Triyono mengatakan, kompetisi tersebut menjadi agenda rutin tahunan sekolah sekaligus upaya menjaring atlet voli berbakat sejak usia dini. “Ini memang program tahunan kami. Selain memeriahkan ulang tahun sekolah, kami juga ingin menjaring anak-anak SMP dan MTs yang punya bakat olahraga, khususnya bola voli, agar tertarik melanjutkan sekolah di sini,” ujar Agus.
Menurutnya, pembinaan olahraga voli di sekolah selama ini memberi dampak besar, tidak hanya bagi prestasi sekolah, tetapi juga perkembangan olahraga di Kabupaten Magetan. “Sangat berdampak. Bukan hanya untuk sekolah kami, tapi juga untuk Kabupaten Magetan. Saya ingin pembinaan voli di Magetan dimulai sejak SMP,” katanya.
Ia menjelaskan, sekolah memiliki pembinaan khusus melalui kegiatan ekstrakurikuler bola voli dengan mendatangkan pelatih dari luar sekolah agar kemampuan siswa lebih terarah dan profesional. “Banyak siswa yang masuk ke sini memang karena bakat dan minat olahraga. Itu bisa mendukung karier mereka juga ke depan,” imbuhnya.
Selain fokus pada pengembangan bakat olahraga, SMK PGRI 1 Magetan juga memberikan perhatian kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Agus menyebut sekitar 40 persen siswa di sekolah tersebut merupakan anak yatim piatu dan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis. “Sekolahnya gratis, terutama untuk anak yatim piatu. Setelah lulus juga tetap kami bantu carikan pekerjaan,” ungkapnya.
Saat ini, SMK PGRI 1 Magetan memiliki empat jurusan, yakni Multimedia, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Pemesinan, dan Otomotif. Sekolah juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan untuk mendukung penyerapan lulusan ke dunia kerja. “Kemarin ada enam siswa berangkat ke Astra, lalu ke pabrik Yupi sekitar 25 siswa, dan ke perusahaan di Pasuruan juga rutin tiap tahun,” jelas Agus.
Dalam proses pendidikan, pihak sekolah mengutamakan pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa sebelum memperkuat keterampilan praktik kerja. “Yang paling utama saya tanamkan adalah karakter dan disiplin. Setelah itu baru fokus ke praktik agar mereka siap masuk dunia kerja,” pungkasnya.
174 total views, 3 views today
You may like

90 Ribu Ton Beras Rusak, Riyono : Keluarkan dan Pastikan Beras Bulog Layak Konsumsi dan Berkualitas
Tak Penuhi Kaidah Pertambangan, ESDM Jatim Hentikan Sementara Tambang Galian C di Sayutan Magetan.
Tak Penuhi Kaidah Pertambangan, ESDM Jatim Hentikan Sementara Tambang Galian C di Sayutan Magetan.

18 Batik Khas Kecamatan Magetan Memukau Forum Sinergi Perempuan Bakorwil I Madiun

Gelar Forum Sinergi Perempuan Bakorwil I Madiun di Magetan Dongkrak Promosi Wisata dan UMKM Magetan
25 Grup Hadroh Meriahkan Lomba Rebana Sambut Tahun Baru Islam di Kawedanan


