Connect with us

News

Gelar Simulasi Sispamkota, Polres Magetan Siap Amankan Pemilu 2024. 

Published

on

Gelar Simulasi Sispamkota, Polres Magetan Siap Amankan Pemilu 2024. 

RASI FM – Polres Magetan menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan Pengamanan Pemilu serentak tahun 2024 yang dilaksanakan di area halaman GOR (Gedung Olahraga) “Ki Mageti” Magetan. Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan mengatakan, dalam simulasi tersebut di tampilkan beberapa adegan di mulai dari tahap persiapan, tahap Kampanye serta pencoblosan hingga adanya ketidakpuasan disertai protes dari warga yang tidak puas serta adanya upaya penggagalan pelaksanaan pemilu.

“Dalam simulasi yang ditampilkan tersebut tahapan demi tahapan pemilu berlangsung lancar namun saat Komisioner KPUD melaksanakan sidang pleno penetapan perhitungan suara hasil Pemilu 2024 disimulasikan adanya protes warga dengan unjuk rasa memaksakan dilakukan coblos juga hitung ulang,” ujarnya

Baca Juga:  Gelar Kontes Kado Cup Magetan, Desa Kalang Bidik Potensi Kambing.

Pada simulasi Sispamkota juga diperagakan adanya upaya penculikan terhadap salah satu Paslon dengan maksud menggagalkan sidang. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh pengawal pribadi serta team escape dari Resmob backup Sabhara.

Upaya penggagalan pelaksanakan pemilu lainnya adanya unjuk rasa besar-besaran yang berujung anarkis dengan upaya membakar kantor Bawaslu dan KPUD yang dilakukan oleh massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu dengan maksud menggagalkan pelaksanaan sidang pleno tersebut. Massa juga menuju kantor KPU dan melakukan pembakaran ban-ban bekas di jalan raya dan adanya upaya pembakaran kantor KPUD. Dari sejumlah informasi kantor Bawaslu rencananya juga akan dibakar oleh massa lain karena dinilai Bawaslu tidak tegas dalam menangani laporan-laporan dugaan kecurangan.

Baca Juga:  TKD Magetan Dipangkas Rp 157 Miliar, Pemkab Magetan Bahas Efisiensi Anggaran Termasuk Kemungkinan Penyesuaian Tunjangan Perangkat Desa

“Melihat eskalasi kerusuhan yang semakin tinggi dan tidak kondusif, kemudian Pimpinan melaporkan kepada satuan atas dan meminta ijin untuk diberlakukan Sispamkota dan adanya BKO penambah kekuatan,” imbuhnya

Setelah adanya ijin maka diberlakukan Sispamkota dan kerusuhan dapat ditangani hingga situasi berangsur-angsur pulih. Upaya selanjutnya untuk mempercepat proses pemulihan situasi, Satuan Binmas dengan segenap personel Bhabinkamtibmas untuk melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan secara intens serta dilakukan patroli cipta kondisi skala besar gabungan (Polri, TNI, Sapol PP, Dishub) hingga situasi benar-benar kondusif.

Baca Juga:   Angin Kencang Bikin Kebakaran di Gunung Lawu Kembali Meluas Meski Sempat Padam.

Menurut Kapolres Muhammad Ridwan, kabupaten Magetan tidak masuk dalam kategori zona rawan, namun begitu pihaknya tetap konsisten dan serius serta fokus dalam memberikan pelayanan dan pengamanan. “Mudah-mudahan nanti dalam pelaksanaannya semuanya pada level yang baik” harapannya.

Dalam pengamanan Pesta Demokrasi yang akan digelar tahun depan, selain TNI dan Linmas pihaknya akan melibatkan sekitar 700 personilnya. Sebelum diterjunkan ke lapangan terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan secara menyeluruh baik sarana dan prasarana juga kesehatan untuk memastikan bahwa personelnya siap,

“Harapannya nanti semua dalam kondisi prima, sehingga bisa maksimal dalam pelaksanaan dilapangan”, pungkas Ridwan. (DmS)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM