Connect with us

Pariwisata

Disparbud Magetan Akan Laksanakan Standar CHSE, Pelaku Wisata dan Pengunjung Harus Memiliki Sertifikat Vaksin Covid 19

Published

on

Kembali Masuk Level 4, Pemkab Magetan Pastikan Belum Buka Destinasi Wisata

Rasi Fm – Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan akan menetapkan standar pelaksanaan pariwisata di Magetan sesuai dengan CHSE clean,health, safety dan environment. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan Joko Trihono mengatakan, dengan penerapan standar CHSE maka pelaku destinasi wisata maupun pengunjung nantinya wajib memiliki sertifikasi vaksin covid 19. Penerapan standar CHSE rencananya merupakan syarat bagi pelaku destinasi wisata untuk mendapatkan sertifikasi. Dengan adanya sertifikasi diharapkan destinasi wisata tetap bisa beroperasi dimasa pendemi covid 19.
“ Dengan seperti ini kita berharap kan walaupun pada masa pandemic pariwisata nanti akan tetap berjalan, dengan catatan berbagai yang tertuang didalam CHSE Kalau cuman protocol kesehatan aja nggak cukup? Nggak cukup, karena nanti persyaratan pengunjung dan penyedia jasa harus divaksin semua. Makanya nanti juga temen-temen pelaku usaha juga bersiap untuk vaksin juga, karena ini salah satu yaa untuk nanti gambaran CHSE Parekraf pusat untuk sertifikasi. Mana pariwisata yang layak dan mana yang tidak layak Sesuai dengan standar CHSE,” ujarnya.
Joko Trihono menambahkan, sayangnya upaya vaksinasi covid 19 kepada pelaku destinasi wisata di Kabupaten Magetan oleh Dinas Pariwisata belum mendapat sambutan yang menggembirakan. Dari 300 kuota vaksin yang disediakan Dinas Pariwisata dalam kegiatan vaksinasi massal baru terserap kurang dari 200 vaksin.
“ Pada waktu kami meluncurkan vaksinasi bagi pelaku jasa usaha wisata yang waktu itu kami laksanakan di Sarangan ketika itu ya mungkin mungkin ketika itu masih beranggapan bahwa ada rasa was-was ada rasa dan sekarang menjadi sebuah kebutuhan. Dulu kami mengerjakan 300 , yang terkenan untuk melakukan vaksin itu kurang lebih 195 sehingga yang lain ini kembali. Nah untuk saat ini kami berharap temen-temen pelaku jasa usaha ataupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga diri ketika proses kehidupan tatanan baru ini betul-betul akan berjalan sudah sudah harus berjalan di sini sehingga kegiatan masyarakat tetap berjalan, tetapi variabel pendukung protocol kesehatan, vaksinasi dan beberapa hal yang nanti tertuang didalam CHSE khususnya di pariwisata ataupun tempat public in bisa berjalan ,” imbuhnya.
Dengan adanya sertifikasi bagi pelaku destinasi wisata diharapkan usaha wisata di Kabupaten Magetan bisa berjalan meski berada di masa pandemic covid 19 dengan sejumlah variable yang harus dipenuhi oleh penyelenggara maupun pengunjung wisata sehingga pelaksanan destimasi wisata akan mampu mencegah penyebaran covid 19. (DmS)

Baca Juga:  Dukung Program Pemprov Jatim Bebas Pasung 2023 Pemkab Magetan Berangkatkan 11 ODGJ Ke RSJ Menur Surabaya Untuk Perawatan

 443 total views,  3 views today