Politik & Pemerintahan
Dinsos Magetan Intensifkan Pengobatan ODGJ, Gandeng RSJ Lawang Malang
Published
3 bulan agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Dinas Sosial Kabupaten Magetan terus mengintensifkan upaya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang memerlukan pengobatan lanjutan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menyebut pengiriman ODGJ ke rumah sakit jiwa masih diperlukan karena kebutuhan penanganan yang lebih intens dan berkelanjutan. “Masih membutuhkan upaya pengobatan lagi, kami kirimkan ke rumah sakit jiwa. Itu memang sifatnya insidental, karena ODGJ di Magetan membutuhkan penanganan yang frekuensinya lebih banyak,” ujar Parminto.
Parminto menjelaskan, selain layanan psikiatri di rumah sakit daerah yang sudah berjalan, Dinsos Magetan juga bekerja sama dengan RSJ Lawang Malang. Kerja sama ini dinilai efektif karena pihak rumah sakit siap menjemput ODGJ langsung ke Magetan. “Kemarin kami bekerja sama dengan RSJ Lawang Malang, mereka siap menjemput. Biasanya dua kendaraan travel yang datang, ini kami anggap sebagai kesempatan karena kebutuhan pengobatan kejiwaan di Magetan cukup tinggi,” jelasnya.
Sejak awal tahun 2025, Dinsos Magetan telah rutin mengirim ODGJ ke RSJ Lawang Malang setiap dua pekan. Hingga Rabu (7/1/2026), pengiriman tersebut telah dilakukan sebanyak 15 kali. Ia menambahkan, syarat pengiriman antara lain ODGJ masuk dalam desil 1–5 dan memiliki BPJS, sementara seluruh biaya transportasi ditanggung pihak rumah sakit. “Rata-rata setiap pengiriman sekitar 10 sampai 15 orang. Kalau dihitung, totalnya sudah hampir 100 orang,” ungkap Parminto.
Parminto menegaskan peran keluarga sangat penting dalam proses pemulihan ODGJ, terutama untuk memastikan pengobatan tidak terputus. Ia berharap dukungan keluarga dan lingkungan terus diperkuat agar ODGJ yang telah menjalani pengobatan dan rehabilitasi dapat kembali beraktivitas normal di masyarakat. “ODGJ itu harus terus minum obat. Yang sering terjadi, obatnya putus karena tidak mau minum atau lupa, padahal obatnya gratis dan tersedia. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas, sekarang tinggal peran keluarga dan masyarakat untuk mendukung kesembuhan mereka,” tutupnya.
605 total views, 3 views today
You may like

20 Tahun di Krangkeng, Mbah Kirno Akhirnya Dibawa Purnomo Pemilik Yayasan Berkah Bersinar Abadi

Sejumlah Pedagang Sayur Malam di Lahan Parkir Pasar Sayur Menolak Relokasi Karena Khawatir Tal Ada Pembeli, Disperindag Magetan Lakukan Sosialisasi.

50 Kasus PMK di Magetan Dinyatakan Sembuh, Dinas Peternakan Perkuat Vaksinasi dan Edukasi Peternak

Amanda Mengajarkan Merajut Masa Depan Warga Binaan Rutan Magetan Melalui Karya Benang Rajut.
Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Cemoro Sewu Ditutup Sementara

Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Tanah Hasil Penyelamatan Aset Daerah


