RASI FM – Rutan Kelas II B Kabupaten Magetan menggelar sejumlah kegiatan keagamaan untuk meningkatkan ketakwaan warga binaan selama Bulan Ramadhan. Kepala Rutan Magetan Eries Sugianto mengatakan, selama Bulan Ramadhan warga binaan rutan memang mendapatkan kegiatan pondok Ramadhan seperti istighosah, kajian tentang islam, tadarus, serta sholat berjamaah. Kegiatan tersebut membuat suasana rutan seperti pondok pesantren pada umumnya.
“Jadi setelah buka kamar jam 8 warga binaan ke masjid untuk kegiatan sholawat sampai pukul 12 setelah sholat berjamaah kita istighosah. Sore setelah istirahat kita lanjutkan sholat ashar berjamaah dan kajian islam oleh sejumlah ustad dari pondok dan kemenag. Setelah istirahat kegiatan berbuka dan sholat maghrib berjamaah. Setelah istirahat kita lanjut dengan sholat isya dan tarawih serta Tadarus, jadi suasananya seperti di pondok selama Ramadhan,”ujarnya.
Di Bulan Ramadhan jadwal makan warga binaan juga berubah dimana biasanya 3 kali menjadi 2 kali yaitu saat berbuka dan sahur. Menjadi 2 kali jadwal makan membuat pihak rutan meningkatkan jenis menu makanan dan gizi yang disajikan untuk warga binaan. Bahkan menu makan juga ditambah dengan menu tambahan agar mereka tetap mendapat asupan gizi yang baik selama bulan Ramadhan.
“Setiap hari menu berubah dan ada juga menu tambahan seperti pudding, dawet atau es blewah. Ini untuk menjaga asupan gizi dan menu yang kita berikan tidak membosankan,” imbuh Eries.
Selain kegiatan keagamaan warga binaan di Rutan Kelas II B Magetan juga menggelar kegiatan hadroh yang dilaksanakan di masjid kawasan rutan. Kegiatan hadroh dilaksanakan selain untuk meningkatkan ketakwaan warga binaan juga sebagai sarana hiburan saat menjelang berbuka bersama.
“Kita sudah latihan beberapa bulan ini. Selama Bulan Ramadhan kita semakin istiqomah dengan kegiatan keagamaaan yang dilaksanakan rutan,” kata Erwin salah satu warga binaan Rutan magetan.
Dengan kegiatan Pondok Ramadhan diharapkan keimanan warga binaan Rutan Magetan meningkat serta warga binaan menjadi semakin istiqomah selama menjalani masa tahanan di rutan. Peningkatan keimanan warga binaan diharapkan akan terus dijaga hingga mereka nantinya kembali ke masyarakat.
“Harapan kita mereka bisa semakin khusyu’ menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan dan semakin istiqomah dan mereka menjaga istiqomah tersebut sampai mereka nanti kembali ke masyarakat,” pungkasnya. (DmS)