News
Anggota Komisi IV DPR RI Riyono Caping Siap Bantu Pengurusan Perijinan Kementrian Kehutaan Untuk Pelebaran Jalan Sisi Selatan Telaga Sarangan.
Published
1 bulan agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia , Riyono Caping, menyatakan kesiapannya membantu pengurusan izin perbaikan jalan lingkar kawasan wisata Sarangan yang sebagian masuk wilayah kehutanan. Ia menegaskan akan mengupayakan percepatan proses perizinan apabila Pemerintah Kabupaten Magetan membutuhkan rekomendasi dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia .
Riyono menjelaskan bahwa keberadaan jalan lingkar Sarangan sangat penting untuk menunjang perkembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut. Oleh karena itu, ia siap turun tangan membantu proses administrasi yang berkaitan dengan kewenangan kementerian.“Kalau memang pemerintah kabupaten melakukan perbaikan dan memerlukan izin dari Kementerian Kehutanan, insyaallah akan saya urus. Tidak akan lama prosesnya,” ujar Riyono.
Ia menegaskan komitmennya untuk mempermudah koordinasi lintas lembaga demi lancarnya pembangunan infrastruktur penunjang wisata. Menurutnya, akses jalan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.Riyono juga menyatakan siap membantu penuh apabila pengurusan izin melibatkan kawasan hutan yang berada di bawah kewenangan kementerian. “Saya siap bantu pokoknya, kalau urusannya dengan Kementerian Kehutanan,” tegasnya.
Meski begitu, Riyono mengaku hingga kini belum ada komunikasi resmi dari pemerintah daerah terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Ia baru mengetahui status pengelolaan jalan yang disebut berada di bawah kewenangan BPPS.”Belum ada yang menghubungi. Kemarin saya baru tahu kalau jalan itu dikelola BPPS. Kalau wilayah hutan yang akan diperbaiki masuk kehutanan, nanti akan saya urus,” tutupnya.
Sisi selatan Telaga Sarangan atau Jalan Lingkar Telaga Sarangan di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, longsor pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 09.42 WIB. Peristiwa ini menyebabkan delapan sepeda motor dan tiga wisatawan terseret material longsor hingga masuk ke telaga. HIngga saat ini jalan sisi selatan sepanjang 90 meter hanya ditutup dengan bambu karena belum ada perbaikan. Pemerintah daerah Magetan saat ini masih melakukan koordinasi dengan BBWS DAS Solo untuk pengajuan pembangunan talut jalan dan Kementrian Kehutanan untuk pelebaran jalan dengan lebar 1,5 meter dan panjang 90 meter di tepi Telaga Saranagn sisi Selatan.
421 total views, 3 views today


