Connect with us

Magetan's

Ini Alasan BPN Berikan 680 Kuota Ke Desa Kediran Yang Enggan Urus PTSL

Published

on

Dapat Kuota 680 PTSL Warga Kediren Cuek, Ini Tanggapan BPN Magetan

Rasi Fm – Badan Pertanahan Kabupaten Magetan memberikan kuota 680 bidang dalam program PTSL bagi warga Desa Kediran. Ketua Tim 4 BPN Magetan Cipto mengatakan, pemberian kuota lanjutan yang diberikan kepada warga Desa Kediran merupakan langkah dari BPN untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mungkin mengalami kendala melakukan sertifikat pada tahun 2018 lalu. Sebanyak 680 bidang lahan warga Desa Kediran sudah dilakukan pengukuran pada tahun 2018 lalu saat pengurusan PTSL di desa tersebut. Dengan telah diukurnya 680 bidang pengajuan pengurusan PTSL warga Desa Kediren akan lebih mudah.
“Mungkin waktu itu informasi tidak sampai, mungin belum daftara, mungkin masyarakat keuangannya bagaimana, pendaftyarannya bagaimana, belum sempat daftar 2018 padahal sudah diukur. Ini dari BPN memberikan lagi penetapan lokasi di Kediren,” ujarnya.
Cipto menambahkan, BPN selama pelaksanaan PTSL akan membantu kesulitan warga terkait dokumen baik sejarah tanah serta permasalahan dokumen lainnya. Kemudahan pengurusan PTSL di Desa Kediren seharusnya bisa dimanfaatkan warga mengingat dengan adanya sertifikat tanah maka pemilik memiliki kekuatan hukum atas kepemilikan lahan pekarangan mereka.
“ BUkti bukti perolehan tanahnya, mungkin kwintansi jual beli atau hibah, kalau tidak tidak ada sudah menyediakan semua untuk PTSL ya. Kan sudah dibantu sama satgas dari BPN. Kalau PTSL ada aturannya ada perpresnya ada ada permennya minimal perlakuannya beda dengan mandiri, Kita targetnya September harus sudah masuk karena pengumuman untuk PTSL 14 hari, berarti pertengahan September sudah jadi,” imbuhnya.
Sebelumnya kelompok masyarakat Desa Kediran mengaku kesulitan menuntaskan target 680 bidang tanah dalam Progran PTSL. Menurut Ketua Pokmas Desa Kediran warga dinilai apatis dan enggan memanfaatkan kesempatan pengurusan PTSL meski pokmas telah melakukan sosialisasi ke masjid, kumpulan RT dan arisan. Dari data BPN hingga bulan April belum ada satupun data pengurusan PTSL warga yang masuk ke BPN. (DmS)

Baca Juga:  Ribut Ribut Pengembalian Uang 37 Juta Dianggap Selesai, Kasun Selawe Desa Taji Masih Harus Membiayai Proyek Jalan Desa Senilai 139 Juta Rupiah Dari Anggaran Pribadi.

 177 total views,  3 views today