Rasi Fm – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan memastikan belum bisa menangani pembangunan pengolah limbah di Kampung Susu Lawu Singolangu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan Saif Muchlisun mengatakan, jika tahun depan pandemic covid 19 masih berlangsung maka pembangunan Ipal Kampung Susu Lawu juga dipastikan masih akan belum terbangun.
“Ipalnya untuk pengelolaan limbah domestic dari peternak itu untuk sampah kletong kletong itu kita jadikan untuk instalasinya. Nanti kita programkan yang jelas tahun depan. Ini belum apa apa. Kalau tahun depan uangnya masih kayak gini ya tidak tahu lagi,” ujarnya.
Saif Muchlisun menambahkan, pihaknya menghimbau para peternak sapi perah untuk turut serta melakukan pengelolaan limbah dari hewan ternak yang mereka pelihara. Pengelolaan limbah oleh peternak menurutnya merupakan bagian dari kewajiban peternak untuk mengembangkan usaha mereka di Kampung Susu Lawu Singolangu.
“Kesadaran warga dan peternak juga bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan juga. Sekarang kita harus sama sama membangkitkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah, termasuk limbah jenis usaha mereka,” imbuhnya.
Sebelumnya sungai yang mengalir di Desa Pacalan berair keruh dan dipenuhi sampah plastik dan kotoran sapi yang diduga berasal dari Kampung Singolangu. Warga Desa Pacalan dan Kampung Singolangu melakukan pembersihan sampah dari sungai beberapa waktu lalu untuk mencegah pencemaran sungai. (DmS)