Connect with us

Budaya

Temukan Bata Ukuran Raksasa, Warga Desa Sidomulyo Duga Ada Peninggalan Sejarah

Published

on

Temukan Bata Ukuran Raksasa, Warga Desa Sidomulyo Duga Ada Peninggalan Sejarah

Rasi Fm – Warga Desa Sidomulyo Kecamatan Sidorejo di Kabupaten Magetan menemukan batu bata berukuran raksasa yang mempunyai ukuran 20 X 40 cm dengan tebal 10 cm. Batu bata tersebut berserakan di salah satu bukit yang bernama bukit Sepundung yang memiliki luasan sekitar 30 meter persegi. Di bagian timur bukit yang berbatasan dengan sawah warga, Sutrisno mengaku pertama kali menemukan adanya batu bata yang membentuk seperti sebuah pondasi atau dinding. Rangkaian batu bata tersebut terlihat ketika dia akan mencabut pohon serut yang akan dibuat bonsai. “Batanya tidak biasa seperti bata pada umumnya karena ukurannya bisa 3 kali lipat bata biasa,” ujarnya
Sementara Kepala Desa Sidomulyo Siswa Pranoto mengatakan, Bukit Sepundung merupakan bukit yang dikeramatkan warga karena dibukit tersebut warga sering melihat penampakan harta karun seperti emas. Salah satu warga bahkan sempat melihat kalung sapi yang biasa disebut keluntung sebesar dua kepal tangan orang dewasa yang terbuat dari emas tergeletak di sungai tak jauh dari bukit. Meski demikian warga tak berani mengambil keluntung emas tersebut karena mengetahui jika emas di lokasi bukit tersebut berbahaya.
Meski demikian Bukit Sepundung tak luput dari orang orang yang tidak bertanggung jawab yang mencoba menggali di atas bukit setinggi 10 meter tersebut diduga untuk mencari emas. Di atas bukit Sepundung terlihat 2 lubang sepanjang lebih dari 2 meter persegi sisa bekas upaya penggalian untuk mencari emas. “ Dulu ada yang menggali disana tetapi tidak menemukan emas. Mereka hanya mendapat akik dan besi seperti pusaka kecil kecil,” imbuh Siswo Pranoto.
Bukit Sepundung menurut kisah turun temurun merupakan bukit yang terbentuk dari kegagalan pembuatan sebuah bendungan. Sudiono warga Desa Sidomulyo mengaku jika kisah turun temurun tersebut juga agak janggal dengan keberadaan Bukit Sepundung yang justru memiliki tinggi hampir 10 meter. Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Joko Trihono mengaku jika pihaknya belum bisa memastikan apakah batu bata yang banyak berserakan di Bukit Sepundung merupakan reruntuhan bangunan cagar budaya. Dia mengaku masih akan melakukan observasi terkait keberadaan batu bata raksasa yang ditemukan warga.(DmS)

Baca Juga:  Mengenal Wayang Krucil Tanpa Pakem Dari Magetan Yang Berusia 400 tahun

 215 total views,  3 views today