Connect with us

Magetan's

Tingkat Kesembuhan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19 Capai 86 Persen, Magetan Kembali ke Zona Kuning.

Published

on

Tingkat Kesembuhan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid 19 Capai 86 Persen, Magetan Kembali ke Zona Kuning.

Rasi Fm – Kabupaten Magetan, kembali menjadi kawasan zona kuning covid 19 setelah beberapa bulan terakhir berada di zona orange. Ketua Harian Satgas Penanganan Covid 19 Ari Budi Santosa mengatakan, dari penilaian BNPB Pusat Kabupaten Magetan kembali ke zona kuning sejak hari Selasa kemarin. Semakin berkurangnya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan tingginya angka kesembuhan dari pasien terkonfirmasi positif menjadi indikator Kabupaten Magetan kembali ke zona kuning. Prosentase kesembuhan pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Magetan mencapai 86 persen
“ Itu yang menentukan pusat, BNPB. Itu pengaruhnya jumlah yang sembuh, oleh BNPB. Jumlah pasien terkonfirmasi 3 minggu terakhir terus turun bahkan nol, untuk kesembuhan pasien mencapai 86 persen,” ujarnya.
Untuk memaksimalkan penanganan covid 19 pemerintah Kabupaten Magetan saat ini memiliki satu unit lab mobile dan laboratorium yang dibangun di RSUD Sayidiman Magetan. Rencananya pemerintah Kabupaten Magetan akan mengoperasikan kedua laboratorium akhir bulan mendatang. Saat kedua laboratorium dioperasikan, diperkirakan jumlah pasien terkonfirmasi menurut Ari akan naik mengingat saat ini untuk mengetahui hasil specimen swap menunggu 3 hingga 6 hari. Dengan beroperasinya laboratorium mobile dan laboratorium RSU Sayidiman untuk mengetahui hasil swab hanya butuh waktu 3 hingga 4 jam.
“ Ketika mobil PCR nanti beroperasi, trennya akan naik. Tapi setelah itu jumlah pasien akan turun,”ucap Ari.
Untuk menanggulangi kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif pemerintah daerah saat ini tengah mempersiapkan hotel dan fasilitas khusus untuk menampung pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala. HIngga Hari rabu data dari Satgas Penanganan Covid 19 jumlah pasien terkonfirmasi sebanyak 471 orang dimana 380 orang sembuh, 26 orang meninggal dan 65 orang dalam pemantauan. (DmS)

Baca Juga:  Hapus Perda Yang Menghambat Investasi

 144 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *