Connect with us

HUMANIS

Terpaksa Bekerja Menjahit, Penyanyi Campur Sari di Magetan ini Berhasil Jadi Desainer dan Produsen Busana Berkelas

Published

on

Terpaksa Bekerja Menjahit, Penyanyi Campur Sari di Magetan ini Berhasil Jadi Desainer dan Produsen Busana Berkelas

Rasi Fm – Berkenalan dengan dunia menjahit karena terpaksa diminta ibunya untuk menambah penghasilan dan pengalaman saat masih sekolah di MAN Takeran Kabupaten Magetan membuat Sulistyana mampu menghasilkan busana dengan design yang elegan dan berkelas. Sulistyana mengaku sempat setengah tahun lebih belajar menjahit pada penjahit baju milik tetangganya. Dia mengaku tak dibayar tak masalah, yang penting bisa menjahit karena permintaan ibunya.
“Dulu saya memang dari keterpaksaan tapi menjadi cinta. Saya ikut kerja ngak apa apa nggak dibayar asalkan bisa ikut belajar menjahit. Satu tahun bekerja menjahit, ikut pelatihan setengah tahun,” ujarnya.
Ternyata paksaan dari ibundanya untuk bekerja menjahit yang dia turuti membawa berkah tersendiri bagi Sulistyana. Berkat belajar menjahit tersebut dia mendapat tawaran dari Dinas Sosial untuk mendalami kegiatan menjahitnya. Setengah tahun Sulistyana mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial hingga mampu membuat pola untuk mendesaian sebuah busana. Selain menjahit, Sulistyana juga menggeluti dunia tarik suara sebagai penyanyi campur sari. Didunia campur sari Sulistyana akrab dipanggil dengan nama panggung Naya.
Berawal dari dunia panggung campur sari, Sulistyana akhirnya mengembangkan bakatnya sebagai pembuat busana panggung untuk rekan rekannya. Dari kepiawannya membuat baju untuk show rekan rekannya sesama penyanyi dangdut campursari, Sulistyana saat ini memiliki 1 karyawan yang bertugas menyelesaikan jahitan design busana yang telah dia buat. Bahkan saat ini Sulistyana banyak menerima permintaan pembuatan busana panggung melalui online.
“ Mendesainnya itu lihat lihat hasil karyanya orang orang, kok bagus langsung dicontoh. Semua yang pesan itu lewat online, saya pinginnya seperti itu,”imbuhnya.
Satu hari Sulityana mampu menyelesaikan pesanan 1 gaun busana dengan harga 200 hingga 400 ribu rupiah. Selain baju untuk manggung artis, Sulistyana juga menerima pemesanan baju untuk kebaya melalui online. Untuk mengembangkan usaha desain busananya, Sulistyana mempunyai pemasaran melalui online di FB maupun IG dengan nama akun Omah Jahit Chasona. Dia berharap kegiatannya mendesain busana panggung akan terus berkembang sehingga mampu memberdayakan warga disekitarnya untuk berkarya. (DmS).

 88 total views,  3 views today