RASI MAGETAN – Ruang yang dahulu ditempati sebagai ruang perkuliahan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Gedung Literasi di Jalan Raya Magetan – Sarangan di Kecamatan Plaosan terlihat masih mangkrak. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpusatakaan Kabupaten Magetan Suhardi mengatakan, sejak tahun 2024 sejumlah ruangan yang digunakan untuk kegiatan perkuliahan mahasiswa UNS di Gedung Literasi tak lagi digunakan karena UNS tak lagi menerima mahasiswa baru. ”Itu levelnya Kabupaten ya, artinya saya kurang detail. Sejak 2024 kemarin sudah tidak menerima pendaftaran perkuliahan dialihkan ke Solo,” ujarnya.
Suhardi menambahkan, di ruangan bekas kegiatan kampus UNS melakukan perkuliahan masih terdapat 63 laptop yang menurutnya bisa lebih dimanfaatkan untuk pelatihan dan kebutuhan lainnya. Dia mengaku telah melaporkan kondisi ruangan bekas kampus UNS tersebut ke pemklab Magetan untuk pemanfaatan lebih lanjut. Dia mengaku belum menerima pemberitahuan langsung dari UNS terkait tidak lagi melakukan kegiatan perkuliahan di Graha Literasi karena bersifat kepemerintahan yang bekerjasama dengan kampus, namun dengan tidak adanya penerimaan mahasisawa baru dan perkuliahan dialihkan ke kampus di Solo dipastikan UNS tidak lagi menggunakan gedung literasi sebagai sebagai bagian dari program multikampus. “Menurut kami ini kemanfaatnya perlu ditingkatkan, kami koordinasi dengan BKD menyampaikan mungkin untuk diklat kan bagus. Ini untuk seleksi bisa menggunakan ini. Kalau kamputernya ada 63,” ujanta
Ruang computer yang sudah tidak lagi digunakan untuk kegiatan perkuliahan saat ini digembok, sementara ruangan yang digunakan untuk ruang rektor juga masih terdapat papan nama UNS. Tahun 2023 UNS tidak membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Magetan karena kendala anggaran, dimana pada tahun-tahun sebelumnya, UNS telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Magetan, termasuk dalam bidang peningkatan kualitas industri genteng dan pengelolaan sampah. UNS juga memiliki fokus pada penelitian dan pengabdian masyarakat di Magetan, seperti yang dilakukan oleh Fakultas Teknik UNS yang bekerja sama dengan Pemkab Magetan dalam uji coba kendaraan listrik hasil konversi dan kegiatan lain yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Meskipun ada kendala anggaran yang menyebabkan tidak adanya PMB pada tahun 2024, UNS tetap memiliki jejak dan kerjasama yang signifikan dengan Magetan, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian dan pengabdian masyarakat. (DmS)