RASI MAGETAN – Festival Literasi 2025 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan mencapai puncaknya pada Kamis (9/10/2025) di Gedung Graha Pusat Literasi Magetan. Acara ditandai dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magetan, Arini Handayani Suyatni, sebagai Bunda Literasi periode 2025–2030. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro atau dikenal dengan Kang Suyat mengatakan, literasi menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, terutama kalangan pelajar untuk membangun generasi muda yang berkualitas. “Masyarakat dengan tingkat literasi tinggi adalah modal penting untuk pembangunan. Karena itu, penguatan literasi menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Magetan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia berharap peran Bunda Literasi mampu mendorong kolaborasi antara PKK dan komunitas literasi sehingga budaya literat masyarakat semakin kuat.
Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Dr. Joko Santoso, M.Hum, yang hadir memberikan arahan menekankan tiga pilar utama dalam pengembangan literasi, yaitu penguatan konten atau ketersediaan bacaan bermutu, perluasan konektivitas agar literasi bisa diakses di semua tempat, konteks literasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali. “Pertama, penguatan konten atau ketersediaan bacaan bermutu. Kedua, perluasan konektivitas agar literasi bisa diakses di semua tempat. Ketiga, konteks literasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali,” jelasnya.
Dr. Joko Santoso, M.Hum menambahkan, Perpusnas RI terus mendukung penguatan literasi di daerah melalui bantuan buku, pojok baca digital, hingga program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). “Perpusnas RI terus mendukung penguatan literasi di daerah melalui bantuan buku, pojok baca digital, hingga program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang kini diakui secara internasional.”ucapnya.
Kepala Dinas Arpus Kabupaten Magetan, Suhardi, mengapresiasi dukungan Perpusnas RI yang selama ini konsisten membantu pengembangan literasi di Magetan melalui pembangunan Gedung Graha Pusat Literasi, bantuan non-fisik berupa buku, mobil dan motor perpustakaan keliling hingga pojok baca digital yang sangat berarti untuk menggairahkan budaya literasi di Magetan . “Gedung Graha Pusat Literasi ini bisa berdiri berkat dukungan DAK fisik tahun 2021. Selain itu, bantuan non-fisik berupa buku, mobil dan motor perpustakaan keliling, hingga pojok baca digital sangat berarti untuk menggairahkan budaya literasi di Magetan,” ujarnya
Kepala Dinas Arpus Kabupaten Magetan, Suhardi menambahkan, Festival Literasi 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai lomba seperti Lomba Bertutur, Junior Writerpreneur, Lomba Pidato Bahasa Jawa, hingga Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan. “Kami ingin literasi tidak hanya berhenti di seremonial, tetapi benar-benar hadir dalam keseharian masyarakat,” pungkasnya. (DmS)