Connect with us

News

Dinas Arpus Magetan Dapatkan Rp1,1 Miliar dari Perpusnas, Fokus Gemar Membaca dan Pendataan Perpustakaan Desa

Published

on

Dinas Arpus Magetan Dapatkan Rp1,1 Miliar dari Perpusnas, Fokus Gemar Membaca dan Pendataan Perpustakaan Desa

RASI MAGETAN – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan mendapat suntikan anggaran sebesar Rp1,1 miliar dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program peningkatan literasi di tingkat desa dan sekolah.

Kepala Dinas Arpus Magetan, Suhardi, mengatakan alokasi dana tersebut difokuskan pada kegiatan gerakan gemar membaca, pendataan perpustakaan desa, serta operasional mobil layanan perpustakaan keliling. “Program ini bertujuan memperluas jangkauan layanan literasi, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil,” ujarnya.

Baca Juga:  Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Andi Putra dan Jejak Generasi Ketiga Roti Bolu Desa Nitikan.

Suhardi menambahkan, sebelumnya Dinas Arpus telah menggelar pelatihan dan bimbingan menulis bagi 100 penulis lokal Magetan. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas penulis-penulis muda daerah.

Sementara itu, pendataan terhadap sekitar 187 perpustakaan desa dan kelurahan juga menjadi prioritas. “Dengan data yang akurat, kami bisa melakukan intervensi program yang lebih tepat sasaran ke perpustakaan desa,” jelasnya.

Baca Juga:  Setelah Pendidikan, Pemkab Magetan Siapkan Destinasi Wisata Untuk Buka Sambil Menunggu Level 2

Dinas Arpus juga akan mengadakan lomba perpustakaan desa dan kelurahan. Magetan sendiri telah berhasil menorehkan prestasi dengan masuk enam besar perpustakaan desa terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dari total dana Rp1,1 miliar tersebut, sekitar 5 persen digunakan untuk operasional mobil layanan perpustakaan keliling. Saat ini mobil layanan tersebut rutin menjangkau sekolah-sekolah di pelosok Magetan dalam rangka jemput bola layanan baca masyarakat. “Harapannya, dengan mobil layanan ini, anak-anak di sekolah terpencil tetap bisa mengakses bahan bacaan berkualitas dan menumbuhkan minat baca sejak dini,” pungkas Suhardi.(dMs)

Baca Juga:  Tidak Semua Set Top Box Bisa Berfungsi Maksimal di Sebuah Wilayah, Ini Penyebabnya.

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM