RASI MAGETAN – Yayasan Paramitra kembali mengukir kontribusinya dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan meresmikan Desa Sehat Mata Inklusi ke-7 yang berlokasi di Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Peresmian ini menjadi langkah penting dalam upaya peningkatan kesehatan mata di tingkat desa, khususnya bagi masyarakat rentan yang selama ini kesulitan mengakses layanan pemeriksaan dan perawatan mata.
Ulil, Koordinator Desa Sehat Mata Inklusi Kecamatan Lembeyan, menyatakan bahwa keberadaan kader di Desa Krowe akan mempercepat proses pemetaan kondisi kesehatan mata warga. “Dengan adanya kader desa sehat mata inklusi, kami bisa lebih mudah mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan warga terkait gangguan penglihatan. Ini penting untuk mencegah penyakit mata yang bisa berakibat pada kebutaan,” ungkapnya.
Bulan Agustus Yayasan Paramitra akan mentargetkan peresmian Desa Sehat Mata Inklusi sebanyak 10 desa untuk memperluas jangkauan edukasi dan kegiatan mitigasi terhadap kebutuhan kesehatan mata warga. “Target kita untuk bulan Agustus sebanyak 10 desa. Desa Krowe ini merupakan desa ke 7 untuk Desa Sehat Mata Inklusi,” imbuh Ulil
Kepala Desa Krowe, Sarbini, mengapresiasi inisiatif Yayasan Paramitra dan menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kualitas hidup masyarakat desa. “Kami berterima kasih atas kehadiran Paramitra di desa kami. Ini sangat membantu meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menegaskan bahwa pihaknya akan bersinergi dengan Yayasan Paramitra dalam mendukung kesehatan masyarakat. “Yayasan Paramitra telah membantu pemerintah daerah dalam mitigasi kesehatan masyarakat, khususnya pada kesehatan mata. Upaya deteksi dini ini sangat penting, dan kami dari Dinas Sosial siap bersinergi dalam memperluas jangkauan layanan sosial dan kesehatan,” ujar Parminto.
Dengan terbentuknya Desa Sehat Mata Inklusi di Desa Krowe, diharapkan kesadaran dan penanganan dini gangguan mata di masyarakat semakin meningkat, sehingga mencegah risiko kebutaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (DmS)