News
PSMTI Kabupaten Magetan Gelar Perayaan Imlek Secara Sederhana, Tekankan Pererat Tali Silaturahmi dan Ajak Warga Tionghoa Berperan Melalui Kegiatan Sosial
Published
3 minggu agoon
By
rasinews
RASI MEDIA – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2026 secara sederhana bersama keluarga dan kerabat. Ketua PSMTI Kabupaten Magetan, Ayu Nilawati, menegaskan bahwa perayaan Imlek tahun ini lebih menekankan pada upaya mempererat tali silaturahmi serta mendorong warga Tionghoa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ayu Nilawati menjelaskan, tradisi malam Imlek umumnya diisi dengan agenda berkumpul bersama keluarga besar dan mengunjungi orang tua atau anggota keluarga yang lebih tua. Momentum tersebut menjadi sarana untuk saling memberi rasa hormat atau pae sojah serta berbagi angpao kepada anggota keluarga yang belum menikah. “Perayaan Imlek identik dengan kebersamaan keluarga. Kita berkumpul, makan bersama, dan saling berkunjung untuk mempererat hubungan persaudaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat Tionghoa di Magetan memiliki latar belakang agama yang beragam, mulai dari Islam, Kristen, Katolik hingga Buddha. Meski demikian, perayaan Imlek tetap dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi budaya. Menurutnya, nilai utama dari Imlek adalah menjaga hubungan kekeluargaan serta memperkuat persaudaraan lintas agama dan latar belakang sosial melalui kunjungan antar keluarga maupun sahabat.
Selain tradisi berkumpul, sajian khas seperti kue keranjang juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Ayu menyebut, kue berbahan dasar ketan tersebut melambangkan persatuan dan kekompakan dalam keluarga maupun masyarakat. Rasa manis yang dihasilkan menjadi simbol harapan agar hubungan persaudaraan senantiasa harmonis dan penuh kebahagiaan.
Lebih lanjutnya, Ayu mengajak para pengusaha dan warga Tionghoa yang telah mendapatkan keberkahan rezeki untuk ikut turun langsung membantu masyarakat yang kurang beruntung. Ia berharap momentum Imlek dapat menjadi pengingat pentingnya berbagi kepada sesama melalui kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, Berbagi sembako, hingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
PSMTI Kabupaten Magetan sendiri secara rutin menggelar kegiatan sosial setiap bulan, mulai dari pelayanan kesehatan gratis hingga pembagian bantuan kepada warga. Ke depan, berencana memperluas kegiatan sosial melalui kunjungan ke panti jompo, lembaga pemasyarakatan, hingga panti asuhan. “Harapan kami di Tahun Baru Imlek ini, semakin banyak warga Tionghoa yang tergerak hatinya untuk berbagi dan berkontribusi kepada masyarakat tanpa memandang suku maupun agama. Karena pada dasarnya, kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika kita dapat membantu sesama,” tutupnya.
836 total views, 3 views today
You may like

Diguyur Hujan Deras, Tebing 8 Meter Akses Desa Baosan Lor–Baosan Kidul di Ngrayun Ponorogo Longsor.

Cuaca Membaik, Pos Cemoro Sewu Pastikan Buka Kembali Jalur Pendakian Tektok.

2.000 Lebih Pesepeda Disuguhi Pemandangan Hutan dan Persawahan yang Indah di MTB Jambore Lawu Series, Sumbang Perputaran Ekonomi Lebih dari Rp 3 Miliar.

Belasan Tahun Dipasung di Balik Jeruji, Dua ODGJ Ponorogo Dievakuasi ke RS Menur

Anggaran Belum Cair, SPPG Baron Hentikan Pengiriman Makan Bergizi Gratis di Sejumlah Sekolah.

Kominfo Magetan Paparkan Pelaksanaan e-Voting Kades, Pemkab Banyuwangi Lakukan Studi Tiru Untuk Pilkades 2027 .


