Connect with us

News

Mengenal R TIK Kabupaten Magetan dan Kegiatan Pelatihan Tekhnologi Digital

Published

on

Mengenal R TIK Kabupaten Magetan dan Kegiatan Pelatihan Tekhnologi Digital

RASI FM – Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Kabupaten Magetan memiliki sejumlah kegiatan baik bagi siswa sekolah, bagi instansi pemerintah, umkm dan masyarakat serta pemerintah desa. Ketua RTIK Kabupaten Magetan Andy Fajar Kurniawan mengatakan, saat ini RTIK Magetan memiliki 100 anggota relawan, namun hanya 15 anggota yang saat ini aktif menggerakkan kegiatan RTIK di Magetan untuk memberikan pelatihan tekhnologi digital kepada masyarakat.
Selain kegiatan setiap hari Jumat jam 14:00 WIB hingga pukul 16:00 WIB dengan melakukan kegiatan pekan TIK atau Magetan VCT week yang diisi dengan pelatihan, R TIK juga menggelar kegiatan klinik TIK dimana masyarakat bisa berkonsultasi terkait perkembangan IT maupun permasalahan IT yang mereka hadapi.

Baca Juga:  Beri Penilaian Layanan Publik, Kemenpan RB Monev MPP Digital di Kabupaten Magetan

”Kita memang luangkan 2 jam setiap hari jumat jam 2 sampai jam 4 itu ada kegiatan pekan TIK atau Magetan VCT week. Selain pelatihan kita juga ada klinik TIK, masyarakat konsultasi gratis, konsultasi website, konsultasi computer jaringan, desain gratis, ijin halal juga ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, BNPT Kedepankan Konsep Pembangunan Kesejahteraan

Andy Fajar Kurniawan menambahkan, meski banyak program untuk peningkatan tekhnologi informasi dan tekhnologi, namun sejumlah desa di Magetan masin minim yang memanfaatkan kesempatan meningkatkan kemampuan dibidang IT untuk meningkatkan potensi desa melalui laman media social yang mereka miliki. Padahal dengan peningkatan kemampuan dibidang IT Desa seharusnya bisa memanfaatkan mediao social untuk mempromosikan baik layanan masyarakat, potensi wisata dwesa maupun UMKM yang ada di desa mereka.

Baca Juga:  Satu Jemaah Haji Magetan Meninggal di pesawat Saat Penerbangan Ke Tanah Air, 3 Masih Dirawat di Rumah Sakit.

“kalau mereka minta desa manapun kita siap, tinggal mengajukan surat ke Kominfo jadi atas sepengetahuan Kominfo. Sejauh ini belum ada. Dulu ada di desa Mbotok untuk pelatihan siwa SMP dan SD untuk pelatihan office dasar, kita juga ke sana,” imbuhnya. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM