Hukum & Kriminal
Mengaku Bisa Pindahkan Janin, Mahasiswi Perguruan Tinggi di Solo Ini Tipu Korban Hamil Diluar Nikah Hingga Rp 1 Miliar
Published
12 bulan agoon
By
rasinews
RASI FM – NY (29) seorang mahasiswi asal NTT, diamankan pihak Kepolisian Resor Magetan atas laporan kasus penipuan. Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso mengatakan, mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Solo yang bermukim di Kabupaten Karanganyar tersebut mengaku dukun yang bisa memindah janin. “Korban ini anak sekolah yang hamil, sementara pelaku ini mengaku dukun yang bisa memindahkan janin,” ujarnya di Polres Magetan Kamis (24/4/2025)
Untuk bisa memindahkan janin pada siswi yang hamil diluar nikah tersebut, pelaku mengaku membutuhkan biaya hingga Rp 540 juta. Alih alih berhasil memindahkan janin, siswi tersebut bahkan hingga melahirkan anak. “Hingga waktu berjalan ditunggu, ternyata tidak berhasil hingga putrinya melahirkan. Lalu orang tua korban meminta kembali uangnya. Lalu penipuan berlanjut,” imbuh Joko Santosa.
Pelaku mengaku menyanggupi pengembalian uang sebesar Rp 540 jutam namun ada sejumlah persyaratan dan ritual yang harus dilakukan agar uang tersebut bisa dikembalikan. Korban lagi lagi terperdaya hingga mengeluarkan uang hingga Rp 535 juta. “karena tidak bisa mengembalikan uang, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut,” ucap Joko.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian uang dengan total lebih dari Rp 1 miliar tersebut digunakan oleh tersangka untuk membeli mobil dan motor, membayar hutang, uang kuliah serta memenuhi kehidupan sehari-hari. Kepolisian Resor Magetan mengaku masih mendalami kasus tersebut. “ Kasusnya masih kita dalami,” pungkas Joko. (DmS)
893 total views, 3 views today
You may like

Demo Kantor DPRD Magetan, Mahasiswa Tuntut Realisasi Program Rp 3 Juta per RT

Mahasiswa UGM Dilaporkan Hilang Sejak 5 April, Ditemukan Meninggal Tertindis Sepeda Motor di Selokan Jalan Tembus.

Hanya 14 Pendaftar Calon Mahasiswa ATK, Disperindag Magetan Perpanjang Pendaftaran Hingga 31 Agustus.

Kuliah Gratis ATK di Magetan Masih Sepi Peminat, Baru 10 Pendaftar.


