
Photo : Pojok Pitu
Magetan – Fenomena Gunung Semeru tertutup awan yang berbentuk caping atau topi kembali terjadi di Lumajang. Namun, awan berbentuk topi tidak seindah sebelumnya dan cuma sebentar lantaran angin cukup kuat. Meski demikian, hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga setempat.
Warga Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, nampak memperhatikan gunung semeru yang sudah terbiasa mereka lihat setiap harinya. Ada fenomena awan berbentuk topi yang menutupi gunung tertinggi di pulau jawa itu.
Meski sudah terbiasa, masyarakat lereng semeru juga jarang melihat fenomena tersebut. Biasanya, warga setempat mengait-ngaitkan dengan mitos.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi Dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, (BNBP) Sutopo Purwo Nugroho sempat menyampaikan dalam kun twiternya, fenomena di gunung semeru itu terjadi akibat tertutup awan jenis lentikularis atau altocumulus lenticularis, awan tersebut terbentuk karena pusaran angin di puncak
Sumber : Pojok Pitu