RASI FM– Upaya pemadaman kebakaran di Gunung Lawu rencananya akan menggunakan helikopter water boombing. Wakil Kepala Divisi Produksi Perhutani Kantor Devisi Regional Jawa Timur Tony Kuspuja, kesiapan untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan helikopter telah disiapkan helipad serta lokasi pengambilan air.
“Kita sudah tentukan lokasi Helipad dan pengambilan air juga kita siapkan di Telaga Wahyu karena kalau di telaga Sarangan terlalu padat disana. Tinggal kita tentukan titik koordinatnya agar saat boom tepat sasaran,” ujarnya ditemui di Pos Desa Ngiliran, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.
Tony menambahkan, meski telah mempersiapkan kebutuhan pemadaman dengan menggunakan helicopter water boombing namun pihaknya belum bisa memastikan pelaksanannya hari ini.
“Ini opsi yang sangat sangat kita butuhkan,” imbuhnya.
Tony mengatakan sejumlah titik kebakaran yang masih membara dikarenakan sulit dijangkau oleh personil gabungan untuk dipadamkan. Saat ini di 2 pos yaitu Pos Desa Ngiliran dan Pos Desa Ngrayudan telah diturunkan ratusan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dari Kabupaten Magetan, Ngawi, Madiun dan BPBD Provinsi Jawa Timur Yang berupaya memadamkan api secara manual.
“Untuk pos di Ngiliran sekitar 300 petugas gabungan dan di Ngrayudan sekitar 200 personil. Untuk kesulitan selain Medan arah angin yang tiba tiba dari Selatan ke Utara yang berubah ke Barat juga menyulitkan upaya pemadaman,” katanya. (DmS)