Connect with us

Politik

Kemiskinan Membuat Siswi di Magetan Tinggal di Kandang Ayam dan Ngasak Untuk Beli Kuota Internet

Published

on

Kemiskinan Membuat Siswi di Magetan Tinggal di Kandang Ayam dan Ngasak Untuk Beli Kuota Internet

Kemiskinan Membuat Siswi di Magetan Tinggal di Kandang Ayam dan Ngasak Untuk Beli Kuota Internet

Rasi Fm – Kemiskinan membuat Indriana Setya Rahayu (16) pelajar kelas 1 SMKN 1 Magetan harus tinggal di bekas kandang ayam dan banting tulang agar bisa terus bersekolah. Agar bisa memiliki HP dan membeli kuota internet untuk belajar secara daring, Indriana mengaku ibunya harus menjual satu satunya perhiasan yang dimiliki. Indiriana juga mengaku harus membantu ibunya bekerja ngasak atau mencari sisa padi bekas panen di sawah warga atau membantu ibunya menganyam besek yang dijual seharga Rp 60.000 per ikat untuk mencukupi kebutuhan lainnya.
“Nggak punya hp nggak bisa belajar, harus jual perhiasan. Untuk dapat kuota harus membuat besek, harus lembur.( Sempat ngasak juga ya?) ngasak bantu orangtua, kalau gak gitu gak bisa makan dan nggak bisa sekolah. Sering diejekin teman karena tidak punya rumah,” ujarnya .
Sementara Surati orang tua Indriana mengaku terpaksa tinggal di bekas kandang ayam milik warga karena tak mampu menyewa rumah setelah bercerai dengan suaminya. Untuk menghidupi kedua anaknya dia mengaku terpaksa kerja ngasak atau mencari sisa penen padi di sawah warga. Jika malam hari dia menganyam bambu untuk besek agar bisa membelikan anaknya pulsa untuk belajar online.
“Ngasaknya dimana . Ngasaknya di Magetan kelihatan ada orang ngasak anak saya ajak semua saya bawa terpal. Mengumpulkan bekas padi nanti dapat setengah karung saya bawa pulang saya jemur saya giling jadi beras saya jual untuk membiayai anak sekolah,” katanya.
Tempat tinggal Surati bersama kedua anaknya juga terbilang tidak layak, karena bekas kandang ayam tersebut hanya berdinding anyaman bambu. Atap rumah bekas kandang ayam tersebut juga bocor jika hujan turun. Meski demikian, Surati mengaku akan tetap menyekolahkan kedua anaknya meski harus bekerja lebih keras. (DmS).

 43 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *