Connect with us

Politik & Pemerintahan

KPU Ponorogo Mulai Packing Logistik Pilkada 2024.

Published

on

KPU Ponorogo Pastikan Logistik Bilik Suara Pilkada 2024 Telah Lengkap

RASI FM – Komisi Pemilihan Umum KPU Ponorogo, Jawa Timur mulai melakukan setting dan packing logistik Pemilihan Kepala Daerah Ponorogo 2024 dengan melibatkan Petugas Pemungutan Suara PPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan PPK. Ketua KPU Ponorogo, R Gaguk Ika Prayitna mengatakan, logistik Pilkada 2024 seperti surat suara, daftar pemilih tetap, poster pasangan calon, bantalan, alat coblos, dan tinta dikemas dan dimasukkan ke dalam amplop berwarna cokelat yang dimasukkan ke dalam kotak suara. “PPS dan PPK melakukan cek sebelum disegel. Ini dilakukan untuk memastikan komponen di TPS sudah masuk semua,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya Selasa (19/11/2024)/

Baca Juga:  Wabup  Magetan Imbau Pedagang Cantumkan Harga, Cegah “Getok Harga” Jelang Lebaran

Gaguk menambahkan, untuk lebih mengamankan logistik yang akan dimasukkan ke dalam kotak suara petugas melapisi amplop dengan lapisan plastik untuk mencegah kerusakan. Logistik Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo 2024 baru akan didistribusikan ke kecamatan pada tanggal 24 dan 25 November 2024 mendatang. Untuk pengiriman logistik dari kecamatan ke Desa atau kecamatan akan dilakukan pada tanggal 25 hingga 26 November mendatang.

Baca Juga:  Terima 3 Laporan Anggota DPRD Masuk Daftar Tim Kampanye Pilkad 2024, Bawaslu : Kami Masih Kaji.

“Kita pastikan dokumen formulir setiap kotak sudah. Setelah dilakukan cek oleh PPS dan PPK, kardus ditutup lalu disegel. Untuk distribusi dari KPU ke Kecamatan dilakukan mulai tanggal 24 November sampai 25 November mendatang,” imbuhnya.

KPU Ponorogo sebelumnya juga telah menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2024, pada Hari Sabtu (16/11) di Joglo Genem, Desa Patik, Kecamatan Pulung. Sebanyak 150 warga di sekitar lokasi mengikuti kegiatan simulasi. Gaguk Ika Prayitna mengatakan, simulasi dilakukan untuk mengetahui proses pemungutan suara dan melakukan evaluasi.

Baca Juga: 

“Kira-kira apa yang perlu kita evaluasi. Salah satunya lansia kesulitan membuka surat suara, agak kebingungan. Itu menjadi catatan bagi kami bahwa itu perlu solusi, apakah itu bisa diberikan sosialisasi lebih jauh lagi,”ucap Gaguk. (dMs)

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM