News
Kasus PMK Kembali Meningkat, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Himbau Warga Menunda Beli Ternak Yang Belum Divaksin
Published
3 tahun agoon
By
rasinews
Rasi Fm – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Jawa Timur mencatat ada kenaikan kasus penyakit mulut dan kuku PMK di awal tahun 2023. Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Budi Nur Rohman mengatakan, di Bulan Januari 2023 tercatat ada 99 ternak sapi yang terkonfirmasi PMK, angka tersebut mengalami kenaikan pasca angka kasus PMK melandai di Bulan Desember tahun 2022. Bahkan dua minggu sebelum pergantian tahun Kabupaten Magetan mencatat zero kasus atau nol kasus PMK.
Budi Nur Rohman menambahkan, meningkatnya jumlah kasus PMK di Magetan diduga dipicu terkait cuaca ekstrem, tinggi animo masyarakat membeli sapi serta masih tingginya sapi warga yang belum divaksin. Dinas Peternakan Kabupaten Magetan menghimbau masyarakat untuk lebih selektif memilih ternak yang telah didata dan divaksin.
“Mungkin pengaruh cuaca, kebiasaan peternak biasanya di Bulan Desember setelah selesai panen beli ternak baru rata rata. Terus sapi sapi yang belum divaksin karena tidak mau divaksin,” ujarnya.
Budi Nur Rohman menambahkan, untuk mencegah peningkatan kasus PMK Dinas Peternakan menggencarkan sosialisasi masyarakat untuk menunda membeli ternak serta selektif membeli ternak sapi yang telah divaksin, meningkatkan biosecurity serta melakukan percepatan vaksinasi.
“Terus menghimbau tetap meningkatkan biosecurity, menunda membeli ternak yang belum divaksin, memastikan membeli ternak yang sudah divaksin, melakukan vaksinasi bagi ternak yang belum divaksin,“ imbuhnya.
Data Dinas Peternakan Kabupaten Magetan menyebutkan populasi sapi di Kabupaten Magetan mencapai lebih dari 118.000 ekor. Prosentase vaksin PMK di Kabupaten Magetan hingga Bulan Januari 2023 tercatat sekitar 30 persen atau sekitar lebih dari 80.000 ekor sapi.
Dinas Peternakan Kabupaten Magetan mentargetkan pertengahan tahun 2023 pelaksanan vaksin akan mencapai lebih dari 90 persen untuk mencapai herd imunity. Untuk menggenjot pelaksanaan vaksin Dinas Peternakan Kabupaten Magetan mentargertkan 1 hari melakukan vaksin terhadap 1.000 ekor sapi. (DmS)
1,141 total views, 3 views today
You may like

Tangani PMK, Pemkab Ponorogo Gencarkan Vaksin dan Perpanjang Penutupan Pasar Hewan.

Terima 3.500 Dosis, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Tetap Akan Laksanakan Vaksin di Desa Yang Tolak Pelaksanaan Vaksin Dengan Surat Pernyataan.

Pedagang Kambing Mengaku PMK Berpengaruh Pada Harga Jual Kambing Yang Turun Hingga Rp 200.000 Per Ekor.

PMK Lebih Ganas Dari Kasus Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Desak Pemerintah Tetapkan Status Wabah PMK.

Cegah PMK Meluas, Pemkab Ponorogo Tutup Semua Pasar Hewan Selama 2 Pekan.

Antisipasi Penyebaran PMK, Pemkab Ponorogo Pastikan Ketersediaan Vaksin yang Dibeli Pemerintah Daerah.


