News
Jadi Langganan Banjir, Desa Jajar dan Ngelang Akan Jadi Desa Pusat Laboratorium Kebencanaan Untuk Kampus.
Published
9 bulan agoon
By
rasinews
RASI FM – Poltekkes Kemenkes Surabaya akan membentuk desa pusat laboratorium kebencanaan untuk kampus di Desa Jajar dan Desa Ngelang. Ketua Program Studi (Kaprodi) D3 Kebidanan Poltekkes Magetan Teta Puji Rahayu mengatakan, dengan adanya desa pusat laboratorium kebencanaan untuk kampus di Desa Jajar dan Desa Ngelang maka para mahasiswa bisa belajar langsung di 2 desa tersebut untuk melakukan study terkait kebencanaan. “Otomatis mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tapi laboratoriumnya sudah terjun ke lapangan, sudah sering terdampak bencana,” ujarnya ditemui ditengah kegiatan pengabdian kepada masyarakat Sabtu (14/6/2025).
Teta Puji Rahayu menambahkan, dengan akan ditetapkan sebagai desa pusat laboratorium kebencanaan untuk kampus, maka dipastikan tim satgas bencana desa tersebut merupakan tim yang telah memahami apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi di wilayah mereka. Masyarakat di 2 desa tersebut juga dipastikan jauh lebih siap menghadapi bencana dengan adanya sejumlah pelatihan yang dilakukan. “Di Desa Jajar dan Desa Ngelang ini kita siapkan satgas bencana, apabila terjadi bencana terutama banjir yang sering terjadi di desa ini mereka siap melakukan kegiatan mitigasi resiko bencana terutama tim satgas bencana yang nanti bisa berkoordinasi dan kolaborasi dengan tim kesehatan,” imbuhnya.
Sementara Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana FPRB Kabupaten Magetan Sunarto mengatakan, Poltekkes Kemenkes Surabaya telah menyiapkan kedua desa tersebut melalui kegiatan pengabdian masyarakat serta melakukan riset dimana tahun 2025 merupakan tahun ke 3 menggelar kegiatan pengabdian ke masyarakat. Kedua desa tersebut nantinya akan ditetapkan sebagai desa laboratorium kebencanaan pada tahun 2027 dengan sudah siapnya sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta masyarakat terkait pemahaman kebencanaan.”Setelah dievaluasi dan cukup dari sisi sumberdayanya, sarana prasarananya dan masyarakat, kapasitas sudah ok, nanti kita inisiasi menjadi laboratorium kebencanaan di masyarakat,” katanya.
Sunarto menambahkan, dengan adanya desa laboratorium kebencanaan untuk kampus selain mahasiswa Poltekkes Kemnkes Surabaya bisa belajar dan melakukan penelitian terkait pemahaman masyarakat dalam menghadapi bencana, juga bisa menjadi tujuan study banding desa lain untuk belajar menjadi desa tangguh dalam menghadapi bencana. ”Bagi kampus sebagai pusat mendidik mahasiswanya nanti terjun ke sini sudah berada di lokasi yang tepat, bagi masyarakat bisa sebagai tempat untuk study banding dari desa lain dari Kabupaten lain,” imbuhnya.(DmS)
VISUAL NEWS klik
659 total views, 3 views today
You may like

Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Surabaya Laksanakan Pelatihan Desa Tangguh Krisis Kesehatan di Desa Jajar.

Sepekan Tak Keluar Rumah, Pria ODGJ yang Tinggal Serumah Dengan Ibunya di Magetan Ditemukan Membusuk di Kamarnya.

Tiga Mahasiswi Poltekkes Magetan Lakukan Penelitian Sanitasi di Rutan Magetan, Ini hasilnya.

Manfaatkan Potensi, Dosen IPB Latih Peternak Desa Duwet Lakukan Pembuatan Pupuk Organik Kohe Kambing.

Prodi D3 Kebidanan Magetan Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat Sukowidi Dalam Pencegahan Stunting.

Bangun Destana Tangguh di Magetan, Poltekes Kemenkes Surabaya Berikan Pembekalan Peningkatan SDM.


