RASI FM – Komunitas peternak kambing di Kabupaten Magetan yang tergabung dalam peternak kambing plat AE menggelar kegiatan sekolah ternak gratis dan nyencang bareng kambing peliharan mereka. Pemilik Raja Farm Andika selaku inisiator kegiatan mengatakan, kegiatan nyencang bareng adalah untuk menumbuhkan rasa kompetensi bagi peternak kambing untuk lebih bersemangat meningkatkan kualitas hasil ternak mereka. Sekitar 60 peternak kambing di Kabupaten Magetan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di Raja Farm Desa Pesu Kabupaten Magetan.
”Kita ada nyencang bareng, ada sekitar 60 kambing yang kita cencang. Ini sebagai media silaturahmi bagi kami untuk melihat hasil breadingan mereka agar kita termotifasi untuk lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Nur Haryani yang turut mendukung kegiatan nyencang bareng yang dilaksnakan oleh komunitas peternak kambing plat AE karena kegiatan yang dilaksanakan dengan menyelenggarakan sekolah ternak gratis dan temu bareng selain akan meningkatkan pengetahuan peternakan juga akan terbuka pasar baru dengan disertai peningkatan kualitas hasil ternak kambing mereka. Dinas Peternakan akan memberikan supporting terhadap kegiatan peningkatan kualitas ternak kambing di Kabupaten Magetan dengan melakukan kolaborasi baik untuk sosialisasi maupun kegiatan lapangan lainnya.
“Semoga kegiatannya terus berlanjut, ini juga sebagai motivasi bagi peternak untuk meningkatkan kualitas mereka. Dengan kumpul mereka saling sharing dan bisa menjaring pasar juga sehingga dapat meningkatkan usaha mereka di bidang kambing,” katanya.
Pemateri dalam kegiatan sekolah ternak gratis yang diselenggarakan oleh Raja Farm Ahmad Saifudin dari kaki Petung Farm mengatakan, untuk memulai beternak kambing harsu diawali dengan menyukai dunia peternakan kambing. Menurutnya bagi pemula harus memulai usaha dari rasa ingin terus belajar bagaimana mengembangkan tehnik beternak kambing sesuai dengan kondisi lingkungan dan tehnik pakan serta pemeliharaan.
“Pertama itu suka dulu, masalah lakunya gimana itu bisa dipelajari. Kalau suka pasti kita rawat dengan sungguh sungguh yang akan memberikan hasil. Rata rata yang dipikirkan untung dan rugi, sedangkan beternak tidak bisa dihitung kalkulator, kita berusaha saja memelihara dan sebagainya, karena hasil itu tergantung kepada usaha kita,” katanya.
Rencananya Raja Faram akan melanjutkan kegiatan dengan melakukan donor sperma dari pejantan kambing yang memiliki kualitas bagus untuk dikembangkan kepada peternak di Magetan agar nantinya peternak memiliki garis keturunan dengan kualitas genetik yang lebih bagus. (DmS)