RASI MAGETAN – Raja Farm kembali menggelar pelatihan ternak kambing gratis yang ke-10 di Desa Pesu, Kecamatan Maospati. Pelatihan ini menjadi bagian dari program sekolah ternak gratis yang rutin diselenggarakan oleh Andika, pemilik Raja Farm, untuk mendorong masyarakat memahami potensi peternakan kambing secara lebih profesional.
Pada pelatihan kali ini, fokus utama adalah budidaya kambing jenis Boer. Andika menekankan bahwa kambing Boer memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan kambing lokal, terutama dari sisi efisiensi pemeliharaan dan hasil karkas yang lebih banyak. “Kambing Boer lebih tahan terhadap perubahan pakan, jadi tidak rewel. Selain itu, daging yang dihasilkan lebih banyak, sehingga lebih menguntungkan sebagai kambing pedaging,” ujar Andika di sela-sela pelatihan.
Bayu, salah satu peserta pelatihan asal Magetan, mengaku mulai tertarik beralih ke kambing Boer karena kemudahan dalam perawatan serta pasar yang cukup terbuka. “Saya lihat prospek kambing Boer bagus, pasarnya jelas dan perawatannya tidak terlalu rumit,” katanya.
Sementara itu, Mustofa, siswa SMKN 1 Kedawung yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Magetan, merasa terinspirasi dari pelatihan ini. “Saya dapat pengalaman langsung dari pelaku usaha, dan jadi tahu bagaimana cara beternak kambing Boer yang benar. Ilmu ini berguna untuk masa depan saya,” ungkapnya.
Raja Farm berharap pelatihan seperti ini bisa terus memperluas kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam bidang peternakan sebagai peluang usaha yang menjanjikan. (DmS)