Connect with us

News

Anis Dardiri Peternak Ayam Kuntara, Raup Untung Dari Telur dan Daging.

Published

on

Anis Dardiri Peternak Ayam Kuntara, Raup Untung Dari Telur dan Daging.

RASI MAGETAN – Inovasi di bidang peternakan terus berkembang, salah satunya lewat budidaya Ayam Kampung Unggul Nusantara atau dikenal dengan Ayam Kuntara. Anis Dardiri, pemilik Kandang Wingking yang berada di Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, telah membuktikan keunggulan ayam ini sejak 2,5 tahun terakhir. “Budidaya sudah dua setengah tahun yang lalu. Ini namanya Ayam Kampung Unggul Nusantara atau disingkat ayam kuntara,” ujarnya.

Menurut Anis, Ayam Kuntara memiliki produktivitas tinggi, terutama ayam betinanya yang mampu menghasilkan hingga 300 butir telur dalam setahun. Sementara ayam jantannya tak kalah menguntungkan, karena selain sebagai pejantan, juga dipelihara sebagai ayam pedaging dengan bobot mencapai 900 gram dalam waktu 90 hari. “Yang betina kita kembangkan agar menghasilkan telur. Satu ayam bisa mencapai 300 butir setahun sementara ayam jantan kita jual untuk pedaging yang mampu menghasilkan daging sampai 900 gram selama 3 bulan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Musim Durian Telah Tiba, Pedagang Durian di Magetan Mulai Mengail Cuan, Dijamin Uang Kembali Jika Tak Enak

Keunggulan lain beternak ayam Kuntara adalah efisiensi dalam pemberian pakan. Ayam Kuntara hanya membutuhkan sekitar 110 gram pakan per hari. Bahkan, untuk menekan biaya produksi, pakan pabrikan bisa dicampur dengan bekatul dan jagung dalam perbandingan 80:20, tanpa mengurangi produktivitas telur. “Dengan biaya pakan yang hemat dan produksi telur yang stabil, peternakan Ayam Kuntara sangat layak dikembangkan, terutama bagi peternak skala rumah tangga,” ungkap Anis.

Baca Juga:  Embung Campursari Dimaksimalkan, PUPR Magetan Turunkan Elevasi Air untuk Perkuat Irigasi Petani

Dari sisi pemasaran, harga telur Ayam Kuntara juga cukup menjanjikan. Satu piring berisi 30 butir telur dijual seharga Rp 75.000. Selain untuk konsumsi, ayam jenis ini juga sangat cocok mendukung program ketahanan pangan keluarga. Dengan hanya lima ekor ayam betina, satu keluarga bisa mendapatkan tiga butir telur setiap hari. Keunggulan lain yang menjadi nilai tambah adalah tingkat ketahanan stres ayam Kuntara yang sangat baik, sehingga menurunkan risiko kematian dan meningkatkan keuntungan bagi peternak. “Nilai ekonomisnya tinggi dimana 1 piring kita jual RP 75.000. Ayam kuntara ini punya prospek yang besar kedepan,” ucapnya.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Ponorogo Porak Porandakan Atap Rumah

Dengan kombinasi produktivitas tinggi, efisiensi biaya, dan ketahanan yang kuat, Ayam Kuntara menjadi solusi peternakan modern yang menguntungkan, terutama di tengah upaya memperkuat kemandirian pangan lokal. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM