RASI FM – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan menggelar ngobrol bareng dengan sejumlah peternak yang ada di Kabupaten Magetan. Andika pemilik raja farm mengatakan, kegiatan ngobrol bareng dengan peternak kambing di Kabupaten Magetan dimaksudkan untuk mencari terobosan menyamakan persepsi bagaimana langkah mengembangkan peternakan kambing di Magetan baik melalui program dinas maupun pola pemeliharan yang dilakukan oleh masyarakat. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di café prapatan Milangasri diharapkan ada kesamaan visi antara peternak kambing dengan program Dinas Peternakan.
“Idenya berawal dari peternakan akar rumput yang merasakan sejumlah problem seperti dapat hibah dari 10 orang hanya 1 atau 2 yang berhasil sisanya dijual. Ini butuh pendampingan agar masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya tidak hanya sementara,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Nur Haryani mengatakan, kegiatan ngopi bareng dengan peternak baru pertama kali dilakukan, namun dari sejumlah masukan dari peternak nantinya akan bisa menjadi evaluasi terhadap program dari Dinas Peternakan dalam pengembangan ternak kambing. Dari hasil diskusi Dinas Peternakan Kabupaten Magetan juga melakukan maping terhadap kebutuhan peternak untuk menunjang pengembangan kambing milik mereka.
“Kita apresiasi dengan kegiatan ini, kita siap utuk ngobrol bareng dengan peternak ini karena secara otomatis kita akn lebih faham kondisi lapangan seperti apa sehingga program kegiatan di dinas akan lebih menyasar,” katanya.
Selain sebagai sarana evaluasi kegiatan pengembangan ternak kambing di Magetan, kegiatan ngobrol bareng rencananya juga akan diimplementasikan ke dalam kolaborasi kegiatan seperti mengelar lomba kontes kambing yang banyak disuarakan oleh para peternak. Melalui kegiatan kontes ternak kambing nantinya bisa menjadi tolok ukur sejauh mana pengembangan program kambing yang dilakukan Dinas Peternakan dengan implementasi pengembangan kambing yang dilakukan oleh peternak.
“Kita inginnya program kegiatan itu langsung dirasakan oleh masyarakat. Kita akan tindak lanjuti terkait permasalahan mereka terkait penjualan, kontes ternak dan masukan yang membangun siap kita evaluasi kegiatan dinas,” ucapnya. (DmS)