Connect with us

Politik & Pemerintahan

Hari Pertama Masuk Sekolah, 61 SPPG di Magetan Siap Layani Program Makan Bergizi Gratis

Published

on

Hari Pertama Masuk Sekolah, 61 SPPG di Magetan Siap Layani Program Makan Bergizi Gratis

RASI MEDIA – Sebanyak 61 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan dipastikan siap kembali beroperasi pada Senin (13/7/2026), bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Sementara itu, sembilan SPPG lainnya masih menyelesaikan proses perbaikan dan administrasi agar dapat segera melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Petugas Satuan Tugas (Satgas) MBG Magetan, Awang Arifaini Rudin, mengatakan saat ini terdapat 70 SPPG yang telah disiapkan untuk melayani penerima manfaat di Magetan. Namun, hingga Jumat (10/7/2026), baru 61 SPPG yang dinyatakan siap beroperasi. “Per hari ini yang betul-betul sudah siap running saat anak-anak masuk sekolah itu ada 61 SPPG. Harapan kami, sembilan SPPG lainnya bisa segera menyusul dalam dua sampai tiga hari ke depan sehingga seluruh 70 SPPG dapat beroperasi,” kata Awang, Jumat.
Menurut Awang, dari sembilan SPPG yang belum siap beroperasi, empat SPPG merupakan dapur yang sebelumnya terkena suspensi dan kini sedang mengajukan pencabutan status tersebut setelah menyelesaikan berbagai perbaikan. Sementara lima SPPG lainnya merupakan dapur baru yang masih berada dalam tahap penyelesaian teknis. “Teman-teman memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Ada yang melakukan pembenahan besar, ada juga yang kecil, termasuk penataan ruangan dan penyempurnaan fasilitas agar sesuai standar,” imbuhnya
Ia menjelaskan, sebagian besar SPPG yang sempat disuspensi harus memperbaiki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Menurutnya, sejumlah dapur sebenarnya telah memiliki fasilitas pengolahan limbah, namun pengoperasiannya belum sepenuhnya sesuai prosedur sehingga perlu dilakukan pembinaan dan penyempurnaan. “ Instalasi ipalnya sudah ada taoi sebagian butuh penambahan peralatan maupun ada dari sisi operatornya belum memahami bagaimana mengtoperasikan ipal. Pemahamannya kalua sudah dibuang di ipal sudah selesai, padahal ada tahapan untuk pengelolaan limbahnya,” ucapnya.
Awang optimistis seluruh SPPG dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan normal. Selain memastikan siswa kembali menerima makanan bergizi, beroperasinya seluruh dapur juga diharapkan mengembalikan permintaan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha lokal yang sempat menurun selama program berhenti saat libur sekolah. “Kami berharap setelah seluruh SPPG kembali berjalan, anak-anak mendapatkan makanan bergizi dan harga komoditas pertanian yang sempat turun bisa kembali normal sehingga petani memperoleh nilai jual yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pemkab Magetan Tutup Layanan Dinas Sosial, Satu ASN Terkonfirmasi Positif

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM