Connect with us

Magetan's

Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Siap Keluarkan Rekom Untuk Ternak Yang Akan Dibawa Keluar Daerah, Ini Aturannya.

Published

on

Dinas Peternakan Pastikan Seluruh Petugas Inseminasi Buatan Telah Sesuai Kompetensi dan Memiliki Ijin Praktek.

Rasi fm – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan memastikan akan memberikan rekomendasi kepada pedagang ternak yang akan menjual ternak mereka keluar daerah. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Haryani mengatakan, untuk bisa medapat rekomendasi dari Pemerintah Magetan pedagang sapi harus mengantongi surat rekomendasi dari wilayah penerima ternak sapi sebelum Dinas Peternakan Magetan mengeluarkan surat rekomendasi kepada pedagang sapi.
Jika pedagang sapi mengantongi surat rekomendasi dari daerah penerima sapi maka dinas akan mengeluarkan surat kesehatan hewan dimana sebelumnya harus dilakukan cek kesehatan terhadap hewan yang akan dikirim keluar daerah. Rekomendasi tidak akan dikeluarkan untuk wilayah yang merupakan zona hijau dari wabah penyait mulut dan kuku mengingat pemerintah telah melarang wilayah zona hijau menerima sapi dari wilayah yang terpapar PMK.
“ Untuk daerah hijau kita tidak boleh masuk kesana. Kita boleh mengirim ternak ke daerah terduga atau tertular asalkan daerah penerima mau menerima, ada rekom dari sana. Kalau sudah ada rekom dari sana kita siap cek dan mengeluarkan SKKH kita,” ujarnya.
Nur Haryani menambahkan, saat ini wilayah yang telah siap menerima sapi dari pedagang Magetan adalah baru dari pemerintah Bogor. Sementara kesiapan Kota Jakarta terhadap pedagang ternak dari Magetan masih bersifat lisan dan belum ditindak lanjuti dengan dokumen resmi.
“ Kemarin rekom masuk dari Bogor, keswan pasti akan cek ternak dan siap mengeluarkan SKKH. Baru Bogor, kemarin ada yang dari Jakarta tapi baru lesan kita minta melengkapi dokumennya,” imbuhnya.
Untuk membantu peternak, selama pendemi PMK pemrintah Kabupaten Magetan membuat aplikasi berjualan secara online melalui media social. Penggunaan media social diharapkan akan mampu menggantikan cara berjualan ternak dimasa penutupan pasar hewan di Kabupaten Magetan karena pandemic PMK. (DmS)

Baca Juga:  Lagi, Gunung Semeru Bertopi

 122 total views,  3 views today