Connect with us

News

Bupati Magetan Tak Canangkan 100 Hari Kerja, Akan Fokus Pada Program MBG, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Published

on

Bupati Magetan Tak Canangkan 100 Hari Kerja, Akan Fokus Pada Program MBG, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

RASI FM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Jawa Timur Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Priasmoro mengaku tak menetapkan 100 hari kerja usai memimpin upacara apel pertama hari kerja pasca dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Jumat (23/5) kemarin. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, dia akan lebih fokus program nasional seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, dan sekolah rakyat. Dia mengaku akan menyesuaikan dengan ritme kerja yang sudah berjalan di masing masing OPD.

Baca Juga:  Peringati Pekan Kunjung Perpustakaan, Arpus Magetan Klaim Adanya Peningkatan Kunjungan Perpus Oleh Generasi Muda.

“Kami akan menyesuaikan dengan ritme kerja yang sudah ada dan memperkuat dukungan terhadap program nasional seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, dan sekolah rakyat. Kita sudah tertinggal dan untuk mengejar itu kita harus lari kencang,” ujarnya usai pelaksanaan apel pagi di Alun Alun Magetan Senin (26/5/2025).

Baca Juga:  Tak Penuhi Kaidah Pertambangan, ESDM Jatim Hentikan Sementara Tambang Galian C di Sayutan Magetan.

Sementara Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan, tidak adanya pencanangan 100 hari kerja bukan karena kekurangan rencana, tetapi pertimbangan waktu yang mendesak dengan tahapan perencanaan anggaran daerah. “Kami langsung dihadapkan dengan penyusunan RKPD, PAK, dan R-APBD 2026, jadi energi kami fokus ke situ. Ditambah lagi dengan sinkronisasi program pusat yang harus segera diimplementasikan,” katanya.

Suyatni justru mengajak masyarakat dan ASN untuk merajut kembali persatuan ditengah masyarakat pasca Pilkada. Kang Suyat, sapaan akrab Suyatni Priasmoro juga mengajak seluruh ASN dan perangkat daerah tetap optimal dalam memberi pelayanan kepada warga.

Baca Juga:  Pola Asuh Keliru Pemicu Gizi Buruk di Kabupaten Magetan.

“Pesta demokrasi sudah selesai. Sekarang saatnya kita bergerak bersama membangun Magetan. Kami juga minta semangat kerja ASN tidak kendor, meski anggaran terbatas kualitas pelayanan tetap maksimal,” ucapnya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM