RASI MEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur tetap menganggarkan dana sebesar Rp 6 miliar untuk kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan, anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan fasilitas umum.“Rp 6 miliar itu untuk fasilitas umum, seperti kamar mandi, musala, open gate dan listrik. Itu untuk kawasan Monumen Reog, bukan untuk bangunan utama,”ujarnay ditemui diruangkerjanay Jumat (23/1/2026).
Lisdyarita menambahkan, pihaknya tidak gegabah dalam merealisasikan anggaran tersebut. Ia memastikan seluruh rencana penggunaan dana akan terlebih dahulu dikonsultasikan dengan KPK. “ Fasilitas umum, seperti kamar mandi, musala, open gate dan listrik dibutuhkan untuk kenyamanan warga yang berwisata. Tapi kami konsultasikan dulu ke KPK, bagaimana-bagaimananya,” imbuhnya.
Lisdyarita menyebut, Pemkab Ponorogo menganggarkan fasilitas umum karena kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban karena kawasan monumen saat ini ramai dikunjungi masyarakat. Keberadaan fasilitas penunjang menurutnya sangat dibutuhkan agar pengunjung merasa nyaman. “ Kami anggarkan agar masyarakat nyaman,” ucapnya.