Connect with us

News

139 Penyandang Disabilitas CP Keluhkan Kesulitan Mendapatkan Tenaga Terapi.

Published

on

Belum Ada Permintaan Data Warga Penerima Rice Cooker di Dinas Sosial Magetan.

RASI FM – Sebanyak 139 keluarga yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus celebral palsy CP mengeluhkan kesulitan mendapatkan layanan terapis untuk upaya kesembuhan anak mereka. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo mengatakan, dari hasil asesmen yang dilakukan oleh pemerintah daerah dengan orang tua penyandang CP mereka harus ke Solo atau ke wilayah lain untuk mendapatkan layanan terapi. Mereka juga mengeluhkan biaya layanan terapi yang cukup mahal jika melakukan terapis mandiri mengingat setidaknya anak mereka 2 kali melakukan terapi setiap minggu.

Baca Juga:  Petakan Wilayah Rawan Bencana, BPBD Kabupaten Magetan Gelar Seminar Pendahuluan Penyusunan Kajian Resiko Bencana.

“Di magetan ini ada komunitas anggotanya 130 an, dengan anggota memiliki anak memiliki celebral palsy, mereka membutuhkan terapis setidaknya seminggu 2 kali. Sekali terapi butuh biaya yang tidak sedikit, mereka mengalami keberatan. Kondisi orang tua yang berbunya juga keberatan. Mereka menyampaikan pemerintah Magetan berupaya untuk membantu memfasilitasi bagaimana keluarga disabilitas CP itu dibantu untuk terapisnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Penerapan PPKM Diduga Berdampak Pada Puluhan Remaja Usia Sekolah di Magetan yang Hamil Diluar Nikah

Parmito Budi Utomo menambahkan, terkait keluhan tersebut pemerintah daerah Kabupaten Magetan rencananya akan membuka rintisan rumah terapis gratis bagi para penyandang Celebral palsy di kabupaten Magetan. Untuk mewujudkan upaya tersebut pemerintah daerah saat ini masih melakukan penjajagan kepada sejumlah terapis yang berada di Temanggung untuk bisa memberikan pelayanan kepada penyandang CP di Magetan. Pemerintah daerah Kabupaten Magetan rencananya akan menggunakan gedung shelter yang berada di ndoyo Selosari untuk rumah terapis gratis.

Baca Juga:  Transfer Embryo Jadi Harapan Baru Perbaikan Bibit Sapi Pasca Wabah PMK di Magetan.

“Rencananya nanti kami mengawali ini dengan sarana prasarana yang kami punyai shelter di Ndoyo sebagian untuk pijat sebagian untuk rumah singgah,” imbuhnya.

Dinas Sosial Kabupaten Magetan saat ini melakukan koordinasi intens ke Temanggung untuk mewujudkan rumah terapis gratis bagi penyandang disabilitas seperti CP dengan menjajaki ketersediaan gedung, peralatan serta sumber daya manusianya rintisan terapis gratis. (DmS)

Loading

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM