Connect with us

HUMANIS

Tingkatkan Kualitas Hidup Penyandang Disabilitas, Ini Yang Dilakukan Pemkab Magetan

Published

on

Tingkatkan Kualitas Hidup Penyandang Disabilitas, Ini Yang Dilakukan Pemkab Magetan

Rasi Fm – Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan mengajak warga memahami kondisi disabilitas dalam peringatan hari disabilitas internasional yang diperingati setiap 3 Desember tersebut. Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional tersebut, yayasan Widama menggelar sejumlah kegiatan. Dalam sambutannya Asisten 1 Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan Fenly mengatakan, peringatan hari disabilitas internasional kali ini mengambil tema semua disabilitas terlihat. Pemerintah daerah berharap orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas memberikan kebutuhan perlindungan, dan pemenuhan hak disabilitas dalam semua sector kehidupan.
“bagi keluarga yang memiliki anak disabilitas dimohon jangan sampai disembunyikan, Sebab di tengah tengah masyarakat masih kita jumpai keluarga yang malu ketika ada putra putrinya menyandang kebutuhan khusus,” ujarnya.
Fenly menambahkan, keluarga yang memiliki orang dengan kebutuhan khusus sudah seharusnya memberikan kebutuhan pendidikan, kesehatan dan ketrampilan agar pada saatnya nanti penyandang disabilitas nanti mampu menghidupi dirinya sendiri sehingga tidak menjadi beban masyarakat. Kondisi penyandang disabilitas di Magetan saat ini terdapat 3.453 orang dengan kebutuhan khusus yang terdiri dari berbagai penyandang disabilitas.
“Saat ini total berjumlah 3.453 orang yang terdiri dari disabilitas fisik 1.062, disabilitas sensorik 565 orang, disabilitas intelekual 512 orang dan disabilitas ganda yang termasuk orang dengan ganguan jiwa 1.324 orang,” imbuhnya.
Pendataan terhadap orang yang berkebutuhan khusus selama ini semakin baik dengan dioptimalkannya pendataan penyandang disabilitas melalui aplikasi system informasi managemen penyandang disabilitas yang dikembangkan Kementrian Sosial di Magetan.
Pemerintah daerah Magetan juga memberikan berbagi perhatian kepada penyandang disabilitas diantaranya bimbingan sosial dan pelatihan sosial, bantuan sosial, batuan sarana dan prasarana mobilitas, peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan melalui sekolah inklusi serta adanya bantuan jaminan kesehatan.(DmS)

Baca Juga:  Mengenal Relawan Gesit, Servis Peralatan Masak di Tengah Bencana.

 232 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *