Connect with us

Pendidikan

SMA N 1 Maospati Launcing Buku Kumpulan Cerita Pengalaman Guru, Jadi Literasi dan Inovasi Siswa.

Published

on

SMA N 1 Maospati Launcing Buku Kumpulan Cerita Pengalaman Guru, Jadi Literasi dan Inovasi Siswa.

RASI FM – SMA N 1 Maospati Kabupaten Magetan meresmikan terbitnya buku yang memuat kumpulan cerita pengalaman guru selama mendidik di sekolah tersebut di hari ulang tahun mereka yang ke 47 tahun. Kepala SMA N 1 Maospati Idha Rakhmawati mengatakan, di buku yang diberi judul “pelita dibalik papan tulis” memuat 60 cerita pendek karya dari 60 guru terkait dunia pendidikan yang mereka hadapi. ”Sebenarnya untuk membuat inovasi sekolah dengan judul sagusata, satu guru satu cerita sebanyak 60 guru kita minta membuat cerita tentang kisah beliau mengajar di sekolah,” ujarnya.

Baca Juga:  Resmikan Perpustakaan Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra, Ini pesan Bupati Magetan

Idha Rakhmawati yang juga turut menyumbangkan satu cerita pendek tentang pengalamannya bagaimana memotivasi seorang pelajar yang sempat memilih membolos sekolah karena ibunya yang meninggal, membuat sosok guru tidak hanya sebagai pengajar, tapi juga sebagai pendidik bagi para siswa. “Sudah ditangani guru BK 2 kali dan wali kelasnya tidak berhasil. Setelah saya datang ke rumahnya memang ibunya sudah tidak ada, saya ke kamarnya saya siapkan bajunya, nasinya saya siapkan akhirnya saya rangkul saya ikut menangis. Anak itu terbebani tidak punya ibu. Disini saya mencoba merangkul anak anak untuk kembali ke sekolah,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Penghapusan Honorer 2027, PGRI Magetan Sebut Masih Ada 160 Guru Honorer yang Mengabdi Untuk Pendidikan.

Pada awal perencanaan buku yang akan diberi judul sagusata, satu guru satu cerita tersebut memiliki sejumlah kendala seperti bagaimana mengajak rekan pendidik untuk menulis. Meski mereka berasal dari dunia akademisi namun tidak semua guru bisa menulis pada awalnya. Namun dengan pendekatan bahwa mereka pernah menulis skripsi yang melelahkan dan membutuhkan waktu, semangat untuk menuangkan cerita rutinitas yang mereka hadapi untuk memberikan inspirasi kepada para guru dan siswa di sekolah mereka akhirnya terwujud dalam waktu 2 minggu. “Awalnya pertanyaannya buat apa. Ada yang beralasan tidak bisa menulis, tetapi saya ingatkan kata pak kacabdin saat membuat skripsi dulu susahnya seperti apa ternyata bisa. Saya yakin menulis pengalaman yang mereka lakukan bisa dilakukan dalam semalam. Akhirnya 3 minggu bisa selesai,” katanya.

Baca Juga:  Semangat Belajar Siswa SLB Panca Bhakti Magetan di Bulan Ramadan, Tetap Berpuasa Dan Menekankan Pelaksanaan Ibadah. 

Melalui karya tersebut Idha Rakhmawati berharap akan menginspirasi siswa untuk biasa turut menuangkan cerita dan harapan pendidikan sehingga akan menginspirasi tentang harapan dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Magetan. Diharapkan tahun depan siswa juga memiliki karya cerita pendek tentang pengalaman mereka untuk dibukukan. (DmS)

VISUAL NEWS klik

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM